Sejarah dan Asal-usul Wayang Kulit

wayang kulit
ASAL USUL WAYANG KULIT

Wayang berasal dari kata “Wa Hyang” yang artinya : Menuju pada Hyang(Roh Spiritual) atau Tuhan yang Maha Esa.  

Ditinjau dari sejarah yang ada, asal usul wayang lahir dari para cendekiawan/budayawan Nenek Moyang Jawa yang  telah hadir semenjak 1500 tahun sebelum Masehi. Jika dihitung usia Wayang sejak lahir hingga kini sudah berusia = 3.521 tahun.   Wayang pada masa silam itu sering dimainkan dalam ritual pemujaan Roh Nenek moyang dan dalam upacara-upacara adat Jawa. Sampai sekarang ini Wayang Kulit  masih digunakan untuk ritual  Ruwatan.
Sejarah dan Asal-usul Wayang Kulit

Lalu, pada periode selanjutnya, penggunaan bahan-bahan lain seperti kulit binatang buruan atau kulit kayu mulai dikenal dalam pembuatan wayang.  Adapun bukti otentik pernah ditemukan wayang kulit tertua yang diperkirakan berasal dari abad ke 2 Masehi( tahun 200 an SM).

Perkembangan wayang terus terjadi,  Cerita-cerita yang dimainkan pun kian berkembang, sampai masuknya agama Hindu di Jawa  telah menambah khasanah kisah-kisah yang dimainkan dalam pertunjukan wayang seperti Kisah Mahabrata dan Ramayana merupakan 2 contoh kisah yang menjadi favorit pada zaman Hindu Budha di masa itu.   Kedua epik ini dinilai lebih menarik dan memiliki kesinambungan cerita yang unik sehingga pada abad ke X hingga XV Masehi,  kedua kisah Mahabarata dan Ramayana inilah yang paling digemari penonton, menjadi cerita  favorit  dalam setiap pertunjukan wayang.    Jadi jelas, bahwa Wayang bukan berasal dari India akan tetapi Cerita Mahabarata dan Ramayana dimasukkan kedalam pertunjukan Wayang yang asli Jawa telah lebih dulu ada pada masa Hindhu-Budha saat itu.
Sejarah dan Asal-usul Wayang Kulit
Kemudian, mengacu pada catatan sebuah prasasti yang bisa dilacak berasal dari tahun 930. Prasasti tersebut menyebutkan tentang “Si Galigi mawayang”.   Galigi yang dimaksud disini adalah seorang Dalang dalam pertunjukan wayang kulit, sesuai dengan isi kitab  “Kakawin Arjunawiwaha” buatan Empu Kanwa, pada tahun 1035.   Dideskripsikan bahwa sosok si Galigi adalah seorang yang cepat, dan hanya berjarak satu wayang dari Jagat karana atau dalang terbesar hanyalah berjarak satu  Kelir Wayang(Layar) dari kita.  Kalimat ini menjadi bukti otentik bahwa Th 1035 itu sudah ada Wayang Kulit.
Sejarah dan Asal-usul Wayang Kulit
Kemudian lagi, Wayang Purwa pertama kali dimiliki oleh Sri Jayabaya (Raja Kediri tahun 939 M). Wayang Purwa kemudian dikembangkan oleh Raden Panji di Jenggala ditahun 1223 M.   Pada tahun 1283 M Raden Jaka Susuruh menciptakan  jenis lagi “Wayang Beber“. Semakin lama semakin berkembang,   Raden Sangging Prabangkara pada tahun 1301 M mengembangkan karakter wayang beber sesuai dengan adegannya.

Lalu di era selanjutnya anggota Walisanga,  Sunan Kalijaga yang lahir pada 1450 M, menciptakan Wayang Kulit.
Jejak tapak, jejak leluhur
Semoga bermanfaat.
Sejarah dan Asal-usul Wayang Kulit
Rahayu

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel