Meski Dianggap Sesat, Aliran Gereja Tuhan Maha Kuasa, Sudah Masuk NTT, Banyak Pengikut

aliran gereja tuhan-yang-maha-kuasa-di-ntt
Foto wanita dari Cina Yang Akan datang Sebagai "YESUS" Untuk Menggenapi Karya Tuhan.
Wanita itu sekaligus sebagai pemimpin tertinggi pengikut Gereja Tuhan yang Maha Kuasa dari seluruh Dunia


Beberapa tahun terkahir, salah satu aliran atau doktrin bernama Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa sedang menjadi perbincangan umat kristiani di seantero nusantara bahkan dunia. Pasalnya, aliran itu mengajarkan atau membawa doktrin yang bertentangan dengan ajaran kristen. 

Dilansir dari berbagai sumber, menurut Ajaran Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa ini, Tuhan Yesus melakukan karya keselamatan untuk umat manusia, namun karyaNya belum tuntas atau belum selesai. Sehingga, Tuhan Yesus akan datang kembali untuk kedua kalinya. tetapi KedatanganNya yang kedua ini akan datang melalui seorang perempuan dari China. yang merupakan pimpinan tertinggi dari pengikut  Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa di seluruh dunia.
 
Ajaran Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa tidak mempunyai rumah untuk melakukan ibadat ataupun untuk pertemuan. Doktrin dan testimoni setiap hari disampaikan melalui grup WA.

Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa Masuk NTT
Dilansir dari floresnews.id, sudah banyak warga flores yang terpapar aliran ini. Mereka tersebar di beberapa kecamatan di kabupaten Manggarai, NTT. 

Dikabarkan, sejumlah umat Katolik di Keuskupan Ruteng, Manggarai terpapar sebuah aliran sesat bernama Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kesbangpolda NTT, Goldolfus B. Ngarang mengatakan, aliran yang dinilai menentang ini dicurigai muncul di wilayah Flores pada akhir 2021 lalu.

Di Kabupaten Manggarai kata dia, aliran ini didalangi oleh seorang perempuan beridentitas MFS yang sedang duduk di bangku SMA di Ruteng. Kemudian, adik MFS juga berinisial EJ turut menjadi dalang dari aliran tersebut.

Tak tanggung-tanggung, menurut Ngarang, umat Kagholik yang telah terpapar aliran ini diperkirakan lebih dari 200 orang.


Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa di NTT dipimpin oleh seorang perempuan berinisial MFS yang dalam kelompoknya dijuluki sebagai sister. Peran MFS adalah merekrut pengikut melalui media sosial, buku-buku ajaran dan tatap muka. 

Wanita tersebut awalnya beragama katolik, namun kini ia tinggalkan anak-anak dan suaminya, untuk ikut aliran Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa, karena suaminya tidak mau ikut. 

Kini, pihak pemda dan kepolisian setempat, sedang berupaya untuk hentikan penyebaran aliran Gereja Tuhan Yang Maha Kuasa di NTT.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel