Diciduk Polisi, Ternyata Kepsek Yang Aniaya Guru, Otoriter dan Sok Berkuasa Di Kampung



Kasus penganiayaan terhadap seorang guru di sekolah Dasar Oelbeba, Desa Oebola, Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang NTT viral di media sosial. Dalam sebuah vidio yang beredar, Pelaku adalah Aleksander Nitti (kepala sekolah), berserta istri, anak (Eleonora Nitti) dan keluarga menganiaya (Iwan). Korban adalah Anselmus Nalle yang adalah guru di sekolah Dasar Oelbeba, Desa Oebola, Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang NTT.



Kepala Sekolah Ditangkap Polisi

Pelaku sekaligus kepala sekolah sudah diciduk dan langsung ditahan oleh Polres Kupang. Selain Kepsek, Seorang warga bernama Iwan yang ikut aniaya korban, juga ditahan.

Dari keterangan Kapolres Kupang, terungkap bahwa Sang Kepsek merasa paling berkuasa di sekolah tersebut. Dia tidak mau dengar saran para guru. Bertindak otoriter karena merasa diri orang kampung situ. 

Maka dari itulah, ketika korban (guru Anselmus) memberikan pendapat di rapat, Kepsek langsung marah-marah, dan terjadi adu mulut, hingga pengeroyokan terhadap Anselmus. 


4 Orang lagi Akan Ditangkap

Tidak hanya Iwan dan Kepsek yang ditangkap polisi. Masih ada 4 pelaku lain yang akan diciduk, termasuk istri dari si kepsek. Tidak menutup kemungkinan juga anak dari si Kepsek bernama Eleonora akan diciduk. Sebab dia juga ikut maki dan pukul korban. bahkan Eleonora yang berteriak hingga beberapa pelaku lain datang untuk keroyok korban.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel