Jaksa Titip Randy Di Tahanan Polda, Indikasi Ada Tersangka Baru



Tersangka Pembunuhan Astrid Manafe, atas nama Randy Badjideh dititipkan ke tahanan polda NTT oleh Jaksa dari Kejaksaan Negeri Kota Kupang. Alasan penahanan itu, agar Randy tidak melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. Randy akan ditahan selama 20 hari ke depan sambil menunggu sidang, yakni dari tanggal 31 Maret hingga 19 April 2022. 


Keputusan Jaksa menitipkan Randy di tahanan Polda NTT mendapat komentar beragam dari berbagai pihak, termasuk warganet. Banyak diantaranya memprotes keputusan Jaksa Tersebut. Warganet menganggap itu tidak ada. Randy diperlakukan istimewa.
 

Pengamat Angkat Bicara
Dilansir dari halamansembilan.com, Pengamat hukum, sekaligus Dosen Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana Kupang, Dedy Manafe mengatakan bahwa itu adalah kewenangan subjektif dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). 
Dedy juga menduga, Randy dititpkan ke Polda NTT, karena ada indikasi akan ada tersangka baru. Itu semua demi kelancaran dan kemudahan pemeriksaan terhadap tersangka baru, apa bila nanti ada.  


Namun, apabila tidak ada tersangka baru, maka seharusnya Jaksa langsung tahan Randy di Tahanan Negara di Penfui Kupang. Hal itu, agar tidak terkesan adanya perlakukan berbeda terhadap Randy dengan pelaku kejahatan lainnya. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel