Tak Indahkan Perintah, Spanduk Dan Poster Aliansi Dibawa Kabur Polisi


Polisi melarang aliansi untuk beraspirasi di Bundaran Undana, dan suruh bubar. Namun, tidak diindahkan oleh Aliansi. Ujungnya, polisi berusaha menghalau massa, hingga merampas poster dan spanduk milik Aliansi. Beberapa poster dan spanduk berhasil diambil oleh polisi. 

BACA JUGA Dua Berita "Tukar Lendir" Paling Hits Di Kupang, Mainannya Bos Besar dan Hotel Berbintang




BACA JUGA Dua Berita "Tukar Lendir" Paling Hits Di Kupang, Mainannya Bos Besar dan Hotel Berbintang


Selain itu, Koordinator Aliansi Nyaris Adu Jotos Dengan Polisi. Aksi ini dilatarbelakangi oleh karena polisi melarang Aliansi untuk melakukan Aksi damai terkait pencarian keadilan dalam kasus pembunuhan Ibu dan anak di Kupang. Aliansi melakukan Aksi di Bundaran Undana (Patung Burung), namun, polisi melarang sebab area tersebut sedang disterilkan karena jalan utama yang akan dilewati Presiden Jokowi (bertepatan dengan akan tibanya presiden Jokowi di Kupang pada Rabu, 23 Maret 2022). 


BACA JUGA: Beredar Vidio Shanty dan Ira Cs sedang Makan Mewah, Ira Tampak Kurus


Akhirnya, polisi dan para pendemo pun saling dorong mendorong, hingga koordinator aksi, Christo Kolimon, bertengkar dengan seorang polisi. 

Berikut VIDIO Detik-detik Koordinator Aliansi Nyaris Adu Jotos Dengan Polisi, Sumber Vidio: Yt Viral NTT


Koordinator Aliansi Pencari Keadilan Untuk Astri dan Lael, Chisto Kolimo (baju Putih)


BACA JUGA: Siapa Tante Endang, Yang Diciduk Dalam Kamar Hotel Dengan Bos Sebuah Yayasan Di Kupang

Sumber Vidio: Viral NTT


BACA JUGA:Kembali KunKer Ke NTT, Ini Agenda Utama Jokowi Di Kupang, TTS dan Belu


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel