Komnas Perempuan Minta Klarifikasi Polda NTT, Mengapa Randy "Dijamu" Kapolda Saat Serahkan Diri



Komisi Nasional (Komnas) Anti Kekerasan Terhadap Perempuan melayangkan surat kepada Polda NTT dalam hal kasus pembunuhan Astrid Manafe dan Anaknya Lael.

Surat itu dengan tujuan untuk meminta informasi atau klarifikasi atas beberapa hal soal penanganan kasus tersebut di atas. Setidaknya, ada 4 poin permintaan Komnas Perempuan.

Salah satunya adalah meminta Polda NTT menjawab pertanyaan, "Mengapa penyerahan diri tersangka Randy Badjideh dilakukan langsung kepada Kapolda NTT di Ruang Dit Reskrimum Polda NTT, padahal hal tersebut dapat dilakukan langsung kepada penyidik di tingkatan apa pun, termasuk Polsek Alak dimana perkara dilkaporkan?"

Selain itu, Komnas Perempuan juga meminta klarifikasi soal mengapa Ira Ua, istri Randy diperiksa di Polsek Alak, padahal kasus sudah ditangani Polda NTT.

Demikian postingan Koordinator Aliansi Peduli Kemanusiaan Christo Kolimo.

Berikut ini, Postingan Christo Kolimo
Diluar profesi kita apapun itu, kalo terlahir sebagai aktivis kita punya kewajiban moral. Kewajiban untuk menempatkan hidup kita dan keberadaan kita diharuskan kepentingan masyarakat. Dan berdiri bersama rakyat melawan musuh "ketidakadilan dan kesewenang-wenangan". Masyarakat membenci kita atau mencintai kita tidak ada bedanya. Tugas aktivis mutlak bagi masyarakat.
Terima kasih Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap PEREMPUAN yang telah mengirim SURAT KLARIFIKASI kepada KAPOLDA NTT. Surat Klarifikasi ini dalam rangka MEMENUHI RASA KEADILAN KELUARGA KORBAN.
Aliansi Peduli Kemanusiaan akan terus berdiri bersama Korban dalam juang mencari keadilan dan kebenaran. Napas Panjang Perjuangan.


Berikut ini tangkapan layar permintaan kelarifikasi komnas Perempuan dari Postinan Christo Kolimo


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel