Darah Menuntut: Terungkap Setelah Dikubur, Oknum TNI Jadi Tersangka Pembunuhan Seorang Ibu Di Kupang

Adegan Reka Ulang/Foto:digtara.com



Serka Doni Imanuel Nenosaban, angota TNI AD di Kupang menjadi tersangka kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga bernama  Yakoba Lensini-Sakh dan penganiayaan terhadap suami korban, Fergi Lensini pada tahun 2021 silam.


BACA JUGA: Ada Yang Lihat Arwah Ate dan Lael Sedang Menangis, Akibat Meninggal Tak Wajar

 Serka Doni dibantu tiga orang temannya yang merupakan warga sipil, yakni Yanser Maliando Betmalo, Melkiur Nenosaban dan Antonia Manil. 

BACA JUGA: Tuan Pesta Di Kupang Tewas Dibunuh


Kronologi kejadian pembunuhan Di Kupang

Sebagaimana dilansir dari digtara.com, tempat kejadian perkara di RT 003/RW 005, Desa Taloitan, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang. Doni dan tiga tersangka lainnya mendatangi rumah korban dan diterima korban Yakoba. Doni dan ketiga tersangka menginterogasi korban Yakoba apakah benar korban bisa suanggi dan apakah benar tersangka Antonia Manil datang belajar suanggi dan memberikan nama Yanser Betmolo dan Antonia Manil kepada korban untuk dimantrai. 

BACA JUGA: Penyidik Polda NTT Revisi BAP Soal Mobil Avanza Yang Dicuci Saksi

Namun korban membantah dan mengaku tidak pernah berbuat suanggi dan menyangkal tuduhan yang ditujukan kepada dirinya. Karena itu, Serka Doni dan teman-temannya terus memaksa korban untuk mengaku, namun korban menyangkal semua tuduhan mereka. 

BACA JUGA: VIDIO Astrid Sedang Latihan Bela Diri, Kalau Satu-Lawan-Satu, Ira dan Randy Pun Bisa Keok

Doni dan ketiga tersangka pun menganiaya korban dengan membabibuta. Suami korban yang pulang dari kebun pun tak luput dari pukulan para tersangka. 

Namun, korban tidak meninggal dunia pada saat itu, tetapi korban mengalami sakit sejak mendapat penganiayaan, hingga korban meninggal dunia. 

BACA JUGA: Randy Sempat Memohon Pada Para Pelaku Agar Ate dan Lael Tidak Dibunuh

Korban sempat dikuburkan, namun digali lagi untuk diotopsi. akhirnya, ditemukan fakta, bahwa korban meninggal akibat dianiaya para tersangka. 

Doni dan para tersangka lainnya sudah menjalani reka ulang pada 17 Maret 2022. Setidaknya, Para tersangka melakoni 25 adegan. Personil anggota TNI dan polisi mengawal jalannya rekonstruksi.


BACA JUGA: Walau Isu "Kuasa Dukun" Menguat, Ini Bukti Visum Yang Bakal Buka Tabir Kasus Penkase

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel