Pengacara Yanto Ekon Bilang, Pembunuhan Itu Perkara Biasa




Ganjang-ganjing Kasus pembunuhan Astrid Manafe belum juga usai. Banyak orang yang menilai, ini bukan kasus biasa, karena membunuh dua nyawa, apa lagi ada korban anak kecil yang tak berdosa, dihabisi secara membabi-buta nan keji. Itulah sebabnya kasus pembunuhan itu adalah kasus serius dan luar biasa. 

Namun, itu mungkin dari kacamata orang awam terhadap proses dan tahapan perkara pidana. Oleh sebab itu, hanya orang hukum yang mengerti akan hal itu. Beberapa waktu lalu, pengacara tersangka Randy Badjideh mengeluarkan pernyataan bahwa kasus ini kasus biasa dan banyak orang yang tidak setuju dengan pernyataan itu. 

Terbaru, pengacara kondang Kota Kupang, Yanto Ekon juga mengatakan, bahwa pembunuhan itu adalah perkara biasa, namun memiliki argumentasi "orang hukum". berikut ini pernyataan Yanto Ekon yang ia Posting Di media sosial lalu dibagikan oleh pengacara Randy Badjideh, Yance T. Mesah melalui akun FB Giannes Mesah


"ACARA PEMERIKSAAN PERKARA PIDANA DI PENGADILAN ada 3 jenis: 

1. Acara pemeriksaan singkat adalah perkara-perkara pidana yang menurut penuntut umum pembuktian dan penerapan hukumnya mudah serta sifatnya sederhana; 

2. Acara pemeriksaan cepat bagi tindak pidana ringan dan perkara rol polisi. Tindak pidana ringan adalah tindak pidana dengan ancaman hukuman paling lama 3 bulan atau denda paling tinggi Rp. 7.500,- atau sekarang menurut Perma RI setinggix Rp. 7.500.000,-, sedangkan Perkara Rol Polisi adalah berkaitan dengan perkara pelanggaran lalu lintas di jalan. 

3. ACARA PEMERIKSAAN BIASA yaitu perkara-perkara yang dianggap SULIT dan BESAR yang limpahkan ke pengadilan oleh Penuntut Umum dengan Surat Dakwaan. 

Berdasarkan 3 macam acara pemerisaan ini, maka  tindak pidana PEMBUNUHAN baik pembunuhan biasa atau berencana setelah dilimpahkan ke pengadilan akan diperiksa melalui ACARA PEMERIKSAAN BIASA. 

Sehingga nomor register perkara diberikan adalah No...../PID.B/2022/PN.KPG. PID.B pada nomor register artinya PIDANA BIASA. Oleh karena itu, tindak pidana pembunuhan atau penghilangan nyawa orang lain ditingkat pengadilan masuk dalam kategori TINDAK PIDANA BIASA, dimaksudkan acara pemeriksaannya melalui ACARA PEMERIKSAAN BIASA yaitu perkara yg SULIT dan BESAR. Trims, semoga bermanfaat!"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel