Keluarga Manafe Tidak Dapat Informasi Resmi Dari Polda NTT, Ada Apa?



Kuasa hukum Keluarga Manafe, Aditya Nasution, mengatakan, keluarga kurang sekali mendapat informasi resmi dari pihak polda NTT soal perkembangan kasus pembunuhan Astrid Manafe dan Bayinya oleh Randy badjideh. 

Pernyataan itu disampaikan Aditya dalam diskusi di UPG45. "kami kurang sekali mendapat informasi resmi berupa SP2HP dari pihak penyidik polda NTT". Ungkap Aditya. 

Untuk diketahui, Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) merupakan hak bagi pelapor. Dalam hal menjamin akuntabilitas dan transparansi penyelidikan /penyidikan, penyidik wajib memberikan SP2HP kepada pihak pelapor baik diminta atau tidak diminta secara berkala.

Dalam kesempatan itu juga, secara pribadi, Aditya juga menyampaikan, bahwa ia kurang percaya dengan hasil penyelidikan oleh penyidik polda NTT. Sebab, hasil visum yang diperoleh keluarga, tidak ada kesesuaian dengan hasil visum yang dipegang oleh keluarga. 

Pasalnya,menurut Aditya secara pribadi, pelaku pembunuhan Astrid Manafe, lebih dari satu orang. Tidak hanya dilakukan oleh Randy badjideh, tetapi diduga ada orang lain. 

Namun, hingga saat ini, Aditya juga memaklumi, bahwa penyidik belum menemukan alat bukti untuk mengungkap adanya tersangka lain. Karena itu, Aditya terus berharap agar penyidik, kerja keras untuk menegakkan  keadilan di bumi flobamora.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel