Lagi, Pembunuhan Sadis Di NTT: Suami Tewas Mengenaskan Di Tangan Istri




Lagi, Pembunuhan Sadis Di NTT: Suami Tewas Mengenaskan Di Tangan Istri. Terjadi lagi pembunuhan di NTT. Beberapa waktu lalu pembunuhan terjadi di Flores, dimana seorang bapak dibunuh hingga kepalanya putus oleh seorang pelaku yang juga rekannya. Ada juga di Sabu, seorang pria tewas ditikam dan gorok oleh pelaku karena senggolan di joget pada pesta acara nikah. 

Kali ini, pembunuhan terjadi di TTS. Suami Tewas Mengenaskan Di Tangan Istri. Kasus pembunuhan itu terjadi Besanaek, RT 25/RW 11, Dusun III, Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Korbannya bernama Soleman CH Manaka (58) tewas dibantai istrinya Huriana Litik (51) menggunakan parang. Saat tiba di TKP, polisi mendapati pelaku yang merupakan istri korban masih memegang parang dan berada di dalam kamar. Korban mengalami luka parah pada beberapa bagian tubuhnya.

Dilansir dari digtara.com, ketika polisi datang ke lokasi kejadian, ditemukan korban dalam posisi tidur menyamping kanan di atas tempat tidur. Terdapat luka robek pada pergelangan tangan, celana korban turun hingga paha. 

Pada sekitar kepala korban berhamburan otak bercampur darah. Di kamar tersebut ditemukan 1 bilah parang di pintu masuk dan parang tersebut terdapat darah dan rambut.

Selain itu,korban juga mengalami luka menganga dari kepala bagian belakang hingga pipi bagian kiri. Luka robek pada bibir bagian bawah, luka robek pada dagu. Sementara telinga kiri tidak dapat diidentifikasi karena mengalami luka tidak beraturan.

Ada pula luka robek pada bahu kiri serta luka robek pada tangan kiri yaitu pada pergelangan tangan (nyaris putus), dan 2 luka robek dekat pergelangan tangan kiri bagian atas.

Selain itu luka robek pada jari telunjuk kiri (nyaris putus), luka robek pada perut bagian kiri, luka robek pada pinggul bagian belakang kiri, luka robek pada pinggang kiri, luka robek pada telapak kaki kiri bagian luar.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter RSUD Soe maka disimpulkan bahwa diduga kuat korban meninggal dunia akibat luka pada kepala (cidera otak berat) sehingga mengakibatkan korban banyak mengeluarkan darah (perdarahan),” ujar Kasat Reskrim Polres TTS.

Polisi masih memeriksa intensif pelaku terkait motif pelaku dan mengamankan Pelaku di Polres TTS sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. (Sumber: digtara.com)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

gg

Iklan Bawah Artikel