Pria Di Kupang, Dua Kali Dipenjarakan Oleh Bapa Mantu Gegara Kasus Yang Sama



Poskupang.xyz - Di Oebobo Kupang, Calon Bapa Mantu, Dua Kali Jebloskan Calon Anak Mantu Ke Penjara karena penganiayaan. Dimana seorang pemuda aniaya pacarnya yang masih di bawah umur. Orangtua pacarnya tidak terima sehingga lapor polisi. Bukan pertama kali penganiayaan itu dilakukan pelaku, tetapi sudah dua kali, yang pertama pada tahun 2018 lalu yang menyebabkan pelaku dipenjara dua tahun. Tahun 2021 ini pelaku kembali berulah dan lagi-lagi dijebloskan ke penjara oleh orangtua koraban. Berikut ini berita lengkapnya dilansir dari digtara.com


Dilansir dari digtara.com AB (24), seorang pemuda warga Kecamatan Oebobo, Kota Kupang harus kembali merasakan pengapnya ruang penjara gara-gara pacari gadis di bawah umur.

AB ditangkap aparat dari Polsek Oebobo, Kamis (14/10/2021) malam setelah dilaporkan menganiaya pacarnya, ME yang masih di bawah umur hingga luka dan lebam pada beberapa bagian tubuhnya.

AB pun ditahan di Rutan Polsek Oebobo sejak Jumat (15/10/2021) hingga 20 hari ke depan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.



Kapolsek Oebobo, AKP Joni FM Sihombing, SE MM SIK yang dikonfirmasi di Polsek Oebobo, Jumat (15/10/2021) menyebutkan penganiataan terhadi beberapa waktu lalu. Saat itu pelaku sedang minum minuman keras dengan beberapa rekannya di rumah.

“Kebetulan saat korban datang ke rumah pelaku, ada seorang perempuan yang merupakan pacar rekan pelaku,” ujar Kapolsek Oebobo.


Korban rupanya cemburu dengan keberadaan perempuan lain sehingga ribut dengan pelaku. Pelaku kemudian menganiaya korban hingga luka dan lebam.

Orang tua korban tidak terima sehingga melaporkan ke polisi di Polsek Oebobo.

“Kita tindak lanjuti laporan tindak pidana penganiayaan ini oleh pelaku yang juga kekasih korban sehingga kita amankan pelaku,” tandasnya.
Pernah Dipenjara karena Cabuli Gadis yang Sama




Dari pengakuan pelaku terungkap kalau pelaku dan korban sudah lama pacaran.

Terungkap pula pelaku merupakan residivis karena pernah menjalani hukuman di Lapas Kupang. Kasusnya mencabuli ME yang kini jadi pacarnya.

“Kasusnya pada tahun 2018 lalu. Saat itu pelaku AB yang masih di bawah umur mencabuli korban ME sehingga pelaku menjalani hukuman di Lapas anak Kupang selama 2 tahun 6 bulan,” tambah Kapolsek Oebobo.


Saat itu, pelaku dilaporkan ke polisi di Polsek Oebobo pada tanggal 13 Agustus 2018 dan kasus percabulannya disidangkan hingga pelaku menjalani masa hukuman di Lapas Anak Penfui Kupang.

Oleh sebab itu, selalu hati-hati penjamkan atau sewakan motor anda, agar tidak menjadi korba penipuan seperti ini.


Pelaku dan korban sudah memiliki seorang anak, namun karena korban masih di bawah umur maka hubungan pelaku dan korban belum disetujui orang tua korban.

Saat AB dalam Lapas, korban masih sering mengunjungi AB. Ketika pelaku bebas dari Lapas anak, ia kembali menjalin hubungan dengan korban.

“Hubungan pelaku dan korban diketahui oleh masing-masing orang tua namun korban masih dibawah umur sehingga orang tua korban belum setuju,” tambah Kapolsek Oebobo.

Penyidik yang menangani kasus ini sudah memeriksa korban, saksi dan pelaku. Polisi pun menahan pelaku sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. Korban sudah menjalani visum di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.



Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 80 ayat (1) undang-undang nomor 17 tahun 2016 atas perubahan undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak sub pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman tiga tahun enam bulan penjara. Sumber:digtara.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

gg

Iklan Bawah Artikel