Buntut Kasus Ori Riwu Kore, 2 Anggota KPU Sabu Dicopot




Dua orang Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sabu Raijua dicopot karena terbukti lalai meloloskan warga negara Amerika Serikat Orient P. Riwu Kore sebagai calon bupati. Putusan ini merupakan buntut kasus pada Pilkada Serentak 2020.



Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi tersebut kepada Kirenius Pajdi. Kirenius tak lagi menjabat Ketua KPU Kabupaten Sabu Raijua usai putusan hari ini.


"Menjatuhkan sanksi peringatan keras dan pemberhentian dari jabatan ketua kepada Teradu I, Kirenius Pajdi selaku Ketua merangkap Anggota KPU Kabupaten Sabu Raijua sejak putusan ini dibacakan," kata Ketua Majelis Alfitra Salamm, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (13/10).



DKPP juga menjatuhkan sanksi kepada Sussana V. Edon. Sanksi bagi Sussana adalah pemberhentian dari jabatan Ketua Divisi kepada Anggota KPU Kabupaten Sabu Raijua.

Sementara itu, tiga Anggota KPU Kabupaten Sabu Raijua lainnya dijatuhi sanksi peringatan keras. Ketiga orang itu adalah Agustinus V. Mone, Daud Pau, dan Alpius P. Saba.


Dalam pertimbangan putusan, DKPP menyebut KPU Sabu Raijua lalai dalam mengecek kewarganegaraan Orient. Hal itu justru dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua.

KPU Sabu Raijua juga mengabaikan peringatan Bawaslu Sabu Raijua soal temuan kewarganegaraan Orient. Padahal, Bawaslu telah bersurat ke KPU setelah menemukan fakta Orient berkewarganegaraan Amerika Serikat.


"Sikap Para Teradu yang mencukupkan klarifikasi ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kupang tidak dibenarkan menurut hukum dan etika penyelenggara Pemilu," kata Anggota Majelis Ida Budhiati.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel