Tidak Cinta Lagi, Oknum Polisi Di Kupang Selingkuh, Tinggalkan Istri Urus 2 Anak Sendirian




Sungguh nahas Nasib RW alias Te'o, seorang perawat di Kabupaten Rote Ndao. Ia ditinggalkan suaminya FPB yang pergi dengan wanita lain. Bripda FPB adalah anggota Polres Sabu Raijua, yang menurut informasi, belakang sering kali bolos tugas alias lalai dalam menjalankan tugas. Pasalnya FPB sudah beberapa bulan tidak masuk kerja tanpa kabar. 

Lihat Vidio Istri di Kupang tangkap Suaminya Bersama Pelakor dalam Mobil 
Klik 
Atau 



Awalnya Bripda FPB bertugas di RoteNdao, dan bertemulah dengan RW dan karena berjanji akan setia sampai mati, mereka menikah secara dinas. Dari hubungan itu, mereka dikaruniai 2 orang anak. 


Setelah berapa tahun kemudian FPB pidah tugas ke Polda NTT. Lalu pindah lagi ke Sabu. Bripda FPB pun pindah tugas ke Polda NTT pada awal tahun 2019 dan pindah lagi ke Polres Sabu Raijua sejak awal 2020. Di Sabu, ternyata FPB diam-diam main serong dengan seorang PNS yang bertugas di bagian protokol Sekretariat Kabupaten Sabu Raijua. Wanita itu berinisial WK. 



WK masih lajang dan sangat cantik dan jelita. Karena kecantikan itu, maka FPB tidak tahan ingin miliki WK. maka terjadilah seperti apa yang mereka impikan. DIam-diam FPB berhubungan badan dengan WK, hingga WK hamil dan sekarang anak hasil perselingkuhan itu sudah usia 1 tahun. 



Lihat Vidio Istri di Kupang tangkap Suaminya Bersama Pelakor dalam Mobil 
Klik 
Atau 


WK kehilangan Pekerjaan dan Harus Urus Anak Sendirian
Dikutip dari digtara.com, Bripda FPB sudah menikah dengan wanita berinisial RW di Rote sejak 10 Oktober 2015 dan acara peminangan 4 Desember 2015 dan sudah dikaruniai 2 orang anak. 


Meskipun sudah menikah secara dinas, si polisi ini tidak menikah secara agama dan negara, hanya menikah secara dinas saja.

Akibat kelakuan FPB itu, RW kehilangan pekerjaan sebagai perawat. Oleh sebab itu, RW mengadukan Bripda FPB ke Polda NTT agar ada kepastian soal status dirinya.

BACA JUGA: Sekali Kencan 1 Juta: Polisi Sita Iphone 8 Plus Seharga 4 Jutaan Dari AP, PSK Online Di Kota Kupang


“Bripda FPB sudah tidak mau nikahi saya. Alasannya dia bilang sudah tidak ada rasa cinta lagi dan dia lebih memilih perempuan yang di Sabu Raijua,” ujar RW saat dikonfirmasi, Selasa (7/9/2021).


Kasus ini sedang ditangani oleh Polres Sabu Raijua dan Polda NTT. FPB akan disidang kode etik. Dari situ akan diputuskan hukuman apa yang akan dijatuhkan kepada FPB. 

Lihat Vidio Istri di Kupang tangkap Suaminya Bersama Pelakor dalam Mobil 
Klik 
Atau 



Kapolres Sabu Raijua, AKBP Jacob Seubelan, SH mengaku kalau kasus ini masih menunggu sidang kode etik di Polda NTT. “Kita koordinasi dengan Propam Polda NTT karena berkas ditangani Propam Polda NTT menunggu sidang kode etik profesi Polri.


Disisi lain, Bripda FPB pun sudah lama meninggalkan tugas dan kabur tanpa izin pimpinan. “Dia (Bripda FPB) sekarang lagi disersi sudah mau dua bulan tidak masuk kantor dan kabur,” ujarnya, Selasa (7/9/2021). (digtara.com)
BACA PERCAKAPAN BOOKING PSK ONLINE >>> DISINI

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel