Vanuatu Kembali Desak PBB Dukung Kemerdekaan Papua Barat


 


Di Sidang Umum PBB kemarin (26/09), Perdana Menteri Vanuatu, Bob Loughman, kembali mendesak PBB dan Komunitas Internasional mendukung dan memberi kesempatan kepada West Papua untuk menentukan nasibnya sendiri, juga mendesak Indonesia mengijinkan Komisi HAM PBB berkunjung ke West Papua sesuai Komunike PIF dan ACP. Berikut pernyataannya di menit 22:15 - 25:50.


“Tuan Presiden di bidang hak asasi manusia dan dekolonisasi, seperti yang kita lihat menuju masa depan yang kita inginkan. Kita harus membayangkan dunia kebebasan. Dunia yang bebas dari dominasi penjajahan, eksekusi, dan pelanggaran hak asasi manusia. Di wilayah saya , Kaledonia Baru, Polinesia Prancis, dan Papua Barat masih berjuang untuk penentuan nasib sendiri, menarik perhatian pada prinsip hak rakyat dan penentuan nasib sendiri rakyat dirangsang dalam piagam PBB. Pentingnya PBB dan komunitas internasional terus mendukung jalan yang relevan, memberi mereka kesempatan baru untuk menentukan kenegaraan mereka sendiri.


Bapak Presiden, ada pelanggaran HAM di seluruh dunia. Di wilayah saya, masyarakat adat West Papua terus menderita pelanggaran hak asasi manusia. Forum Pasifik dan para pemimpin Africa Caribean Pacific (ACP) di antara para pemimpin lainnya telah meminta pemerintah Indonesia untuk mengizinkan kantor komisaris hak asasi manusia PBB untuk mengunjungi West Papua dan untuk memberikan penilaian kemanusiaan dan independen tentang situasi hak asasi manusia. Hari ini, hanya ada sedikit kemajuan dalam hal ini. Saya berharap masyarakat internasional melalui proses pimpinan PBB yang tepat, memperhatikan masalah ini secara agresif." Sumber: https://youtu.be/izucIT9V3NQ



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel