Kota Kupang Baru Turun Satu Level, Warga Pesta Sampai Pagi Tanpa Prokes

Status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, saat pandemi COVID-19 turun level dari 4 ke level 3 setelah pemerintah daerah berhasil mengendalikan laju peningkatan kasus COVID-19.


Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore yang dihubungi di Kupang, Kamis, (9/9) mengatakan penurunan status PPKM dari level 4 ke level 3 berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 41 Tahun 2021 tanggal 6 September 2021.


Ia menjelaskan penurunan status PPKM juga diberlakukan setelah kasus COVID-19 di ibukota Provinsi NTT ini semakin terkendali.


Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore menjelaskan pemberlakuan PPKM level 3 mulai diberlakukan di daerah ini mulai 8 September 2021.


Dia menjelaskan, selama pemberlakuan PPKM level 3 pemerintah mengizinkan kegiatan pembelajaran pada satuan pendidikan dilakukan tatap muka terbatas.


"Kegiatan pembelajaran bisa juga dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh berdasarkan keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan," tegas Jefri.


Masyarakat Berpesta

Pada Sabtu, (11/09/2021) beberapa foto pesta di kelurahan Oesapa banyak beredar di media sosial. Foto-foto itu memperlihatkan beberapa orang sedang berjoged/goyang dalam sebuah pesta tanpa masker dan jaga jarak. Diduga, pesta wisuda sebab bersamaan dengan adanya wisuda di salah satu universitas di Kupang. 
Warga Oesapa pesta wisauda tanpa prokes

BACA PERCAKAPAN BOOKING PSK ONLINE >>> DISINI

Sayangnya, tidak ada tindakan apapun dari aparat atau Satgas yang biasanya melakukan patroli di kelurahan-kelurahan. Juga tidak ada tindakan dari RT RW setempat, padahal (katanya) kota kupang punya satgas Tingkat RT RW. 

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel