Polres Kupang Tolak Laporan Pencurian, Karena Alasan Ini

Melki Tosi dan Milka Banu-Tameno (Foto: HarianFlobamora.com)



Polres Kupang Tolak Laporan Pencurian, Karena Korban Tidak Punya Sertifikat Tanah. Hal itu dialami dua keluarga masing-masing Melkianus Tosi dan Milka Banu-Tameno yang terletak di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT. 


Awalnya mereka diserang oleh sekelompok orang yang diduga preman suruhan pada Rabu (1/9/2021) sekitar jam 10 pagi. Mereka diusir dari rumah oleh para preman dan barang-barang mereka berupa kendaraan dan uang, dicuri oleh para penjahat itu. Korban menduga, Preman-preman itu disuruh orang yang bernama Ayub Tosi.

Sekelompok orang itu mengusir Melkianus Tosi dan Milka Banu-Tamenokarena tanah yang mereka duduki saat ini, bukanlah milik mereka dan tidak ada sertifikat hak milik. 




Kuasa Hukum Korban Bandri Jerry Kackob, SH menuturkan Korban di datangi sekitar 50 orang, menggunakan senjata Tajam untuk menyuruh Kliennya meninggalkan tempat tersebut.

"Pada selasa 1 september 2021, Rumah Klien saya dimasuki preman sekitar 50 orang yang datang menggunakan senjata Tajam untuk menyuruh klien saya keluar dari Rumah dan mengaku bahwa mereka di suruh oleh saudara Ayub Tosi," Ijar Jerry Jackob seperti melansir koranntt.com, Kamis (2/9/2021)



Jerry menyebutkan, Usai menguasai Rumah milik Korban, Sore harinya Para preman melakukan tindakan pencurian dengan mengambil sejumlah Barang Milik Korban

"Jadi setelah menguasai Rumah, Mereka mengambil barang milik Kien saya berupa uang Rp 25 Juta, Motor dan Ternak Milik Klien saya," Lanjut Jerry



Lapor Ke Polsek Namun "Ditolak"

Mengetahui peristiwa tersebut, Lanjut Jarry, Kliennya langsung mendatangi Polsek Kupang Tengah untuk melaporkan kejadian. Akan tetapi Polsek Kupang Tengah mengarahkan Korban ke Polres Kupang dengan alasan Kasus yang di tangani merupakan Kasus besar jadi harus di Tangani Polres


Polres Kupang Juga Menolak

Oleh sebab itu, Korban langsung ke Polres Kupang, setelah Sampai di Polres Kupang, Korban menyampaikan Laporannya, Namun oleh Polres Malah menolak Laporan tersebut dengan alasan Korban tidak memiliki Sertifikat atas Tanah yang di Tempati.

"Sehingga Klien saya diarahkan ke Polres Kupang. Namun Polres Kupang juga tidak menerima Laporan, dengan alasan Klien saya tidak memiliki Sertifikat.

Baca juga: Tak Dibelikan HP, Siswa Di Kupang Gantung Diri

Saya merasa sangat Kecewa dengan Konerja Polres Kupang, Karena mereka tidak menerima menindaklanjuti laporan yang dilakukan oleh klien saya," Jelas Jerry Jackob

Menurut Jerry, Polres Kupang harusnya menerima Laporan Kliennya karena laporan yang mereka sampaikan terkait Tindak Pidana Bukan Perdata.

"Yang dilaporkan itu Masalaha Pidana. Bukan Perdata. Sehingga polisi wajib menindaklanjuti sesuai Aturan. Sehingga hari ini kami datangi Polda NTT untuk membuat surat Laporan," Terang Jerry. (sumber: harianflobamora.com)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel