Oknum Anggota DPRD TTS Yang Remas Buah Dada Istri Orang, Divonis 8 Bulan Penjara


Beberapa bulan lalu, masyarakat NTT terutama TTS, dihebohkan dengan adanya Isu Miring dan tidak bermoral menimpa Anggota DPRD Timor Tengah Selatan (TTS). Diduga salah satu anggota DPRD TTS Sikap berinisial JN melakukan Melakukan Pelecehan Seksual Terhadap PNS Setempat. 

JN merupakan Anggota DPRD TTS yang sudah terpilih beberapa kali dan terpilih kembali dalam periode 2019-2024. Periode sebelumnya JN menjabat sebagai Ketua DPRD TTS. Aksi pelecehan sekseual ini tentu menodai lembaga dewan yang katanya terhormat itu. 

BACA JUGA: 2 Gadis PSK Online Di Kota Kupang, Ditangkap Polisi

Pasalnya, JN melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap seorang PNS berinisial DLS di rumah korban. Lebih miris lagi,  perlakuan tersebut dilakukan JN saat dalam pengaruh minuman keras. 

BACA JUGA: Sudah Nikahi Te'o Di Rote, Oknum Polisi Di NTT Hamili Lagi Ina Di Sabu

Dikutip dari Suara.com, peristiwa yang mencoreng lembaga wakil rakyat tersebut terjadi pada Minggu (11/4/2021). Saat itu, korban mengaku saat Minggu (11/4/2021) korban sedang di rumah. 


Selang beberapa saat datang terlapor ke rumah korban. DLS pun hendak menyuguhkan kopi kepada terlapor. JN yang saat itu dalam keadaan mabuk karena konsumsi miras Iangsung memeluk korban.


Korban yang malu atas perlakuan terlapor, sempat berupaya menarik terlapor ke luar rumah di depan bengkel depan rumah pelapor yang saat itu ada suami pelapor.


Dihukum 8 Bulan Penjara

Setelah kasus itu heboh, JN pun ditahan polisi. Pada Kamis (9/9/2021) JN disidang dan ia Dihukum 8 Bulan Penjara atas perbuatannya. 


Sidang dipimpin Majelis Hakim, John Leuwol sebagai Ketua dan Anwar Rony Fauzi dan Bagas BN Satata, sebagai hakim anggota.


Dikutip dari poskupang, dalam fakta persidangan, JN terbukti sengaja menyentuh payudara korban sebab, perbuatan tersebut dilakukan beberapa kali.


Perbuatan Terdakwa baru terhenti setelah korban berteriak kesakitan, karena payudaranya diremas oleh Terdakwa. Terdakwa melepaskan tangan dari payudara korban setalah saksi Frans melepaskan tangan terdakwa dari payudara darah korban. Oleh sebab itu, hakim berkesimpulan, JN di hukum 8 bulan penjara.


REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel