Teladan, Bupati Lembata Hanya Ambil Honor Rp.39 Juta dari 108 Juta Per Bulan

PLT Bupati Lembata Thomas Ola Langoday


Ketika banyak kepala daerah atau pejabat di Negeri Ini minta tunjangan atau honor mereka dinaikan, namun beda dengan Bupati Lembata Thomas Ola Langoday. Ia justru hanya mau terima honor Rp.39 juta dari honor yang diterima oleh bupati sebelumnya Rp. 108 juta per bulan.


Mantan wakil ketua DPRD Lembata yang sekarang menjadi anggota komisi I DPRD Lembata, Paulus Dolu Makarius kepada media ini , Senin, (20/9/2021) memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Bupati Lembata Thomas Ola Langoday yang hanya mau menerima honor sebesar Rp. 39 juta perbulan. “Kita memberikan apresiasi kepada bupati Lembata, yang mau menerima honor seperti itu, kita bangga”


Karena itu lanjut Paul Dolu, tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) yang diketuai Sekda Lembata, Paskalis Tapobali harus serius melakukan kajian untuk mendudukan angka Rp. 39 juta (honor) yang diterima oleh bupati setiap bulan untuk sisa waktu delapan atau Sembilan bulan kedepan.


Paul Dolu mengatakan mungkin banyak kegiatan yang sudah dilakukan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dan mungkin juga ada kegatan yang tidak dilaksanakan oleh OPD yang ada kaitannya dengan honor bupati, maka mesti dilihat kembali supaya angka 39 juta bisa didudukan dengan baik.

Lebih lanjut Paul Dolu mengatakan konsekwensi logis dari honor yang diterima oleh bupati Lembata sebesa Rp, 39 juta perbulan adalah, honor atau tunjangan yang diterima oleh pejabat lainnya dibawanya seperti Sekda, asisten, para kepala dinas,tim anggaran pemerintah daerah dan juga PNS menurun.


Paul Dolu mengatakan, jika bupati Thomas Ola Langoday sudah mau menurunkan honornya , maka ia mengharapkan agar tim anggaran pemerintah daerah jangan naikan lagi dengan berbagai alasan. “Sebagai wakil rakyat tentu kita kawal terus, karena ini pernyataan sendiri bupati maka pemerintah (TAPD) harus konsisten, tidak boleh kasih naik lagi”


Paul seklai lagi menyampaikan terima kasih dan penghargaan terhadap Bupati Lembata Thomas Ola Langoday yang mau terima honor Rp. 39 juta perbulan. Ia mengatakan walaupun beban kerja dan tanggungjawab seorang bupati itu sangat besar dan tanggungjawab itu dibarengi dengan honor atau tunjangan yang pantas untuk diterimanya, namun Bupati Thomas justru memilih untuk menerima honor Rp. 39 juta.


Untuk diketahui, sesuai Peraturan Bupati Lembata Nomor 331 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Khusus Tahun Anggaran 2021 menyebutkan honor per bulan yang diterima Bupati Lembata, Almarhum Eliaser Yentji Sunur sebesar Rp. 484.260.000. Wakil Bupati Lembata, Rp.130.480. 000 dan honor Sekda sebesar Rp. 86. 450.000.


Namun honor tiga pejabat tinggi di Lembata mendapat sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat sehinggga dirubah dengan keputusan bupati Lembata nomor SK 79 Tahun 2021 tentang Perubahan atas lampiran atas SK Nomor 331 tahun 2020 tentang Standar Biaya Khusus TA 2021. Dengan adanya SK Bupati Lembata nomor 79 tahun 2021, maka honor bupati Lembata turun menjadi 108 juta . Begiti juga honor wakil bupati dan Sekda Lembata dengan sendirinya turun.



Sebagaimana diberitak sebelumnya. Bupati Lembata Thomas Ola Langoday usai dilantik oleh gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat kepda wartawan mengatakan dirinya akan membangun zona integritas. “Saya akan memmbangun zona intgeritas, saya tidak bisa korupsi saya,saya tidak mau korupsi dan saya tidak akan korupsi di Lembata. Saya harus mulai dari diri saya sendiri, saya tidak bisa menunggu bawahan saya. Saya harus memberi contoh”.

Terkait dengan honor yang diterimanya sebagai bupati Lembata, Thomas Ola Langoday mengatakan honor bupati sudah dikasih turun menjadi 39 juta perbulan. “Saya sudah turunkan semua sesui peraturan presiden, setiap bulan lebih kurang bupati terima 39 juta honornya” Sumber: katantt.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel