Wajib Tahu: Hidup Tetapi Seperti Mayat. Anda Termasuk Salah Satunya?


*"HIDUP TAPI SEPERTI MAYAT"*

Bertamu main HP.
Berdoa main HP.
Ibadah main HP.
Terima tamu main HP.
Bekerja main HP.
Belajar main HP.
Sambil makan main HP.
Ditengah keluarga main HP.
Di jalan main HP.
Nongkrong di berbagai tempat main HP.
Belanja main HP.
Makan minum main HP.
Dakwah pakai HP.
Jiarah kubur pakai HP.
Transfer uang ke berbagai bank dan rekening pakai HP.
Belanja online pakai HP.
Bisnis dan usaha pakai HP.
Naik kenderaan pakai HP.
Dapat musibah dapat rezeki dapat kesedihan dapat kebahagiaan tulis di HP.
Lagi sendiri lagi berduan lagi ditinggal lagi bersama dan lagi... tulis di HP.
Ingin tidur ingin mandi ingin masak ingin nyuci ingin pergi bahkan ingin bersetubuhpun dan ingin terus...tulis di HP.
Anak kecil di kasi HP.


Kiamatlah duniamu tanpa HP.
Kadang terlihat dua orang saling duduk berhadapan tidak berbicara sama sekali, karena salah satu atau keduanya sibuk main HP, kalaupun harus bicara akhirnya tidak nyambung dan muncul sikap tidak peduli.

Punya masalahpun bukan lagi mendatangi keluarga yang terdekat, tetapi membahas di sosmed, rasanya lebih "afdol".

Manusia menjadi "ADA NAMUN TIADA"
Hidupnya hanya seputar dunia dalam ponselnya.
Jabat erat tangan sahabat telah hilang dan diganti gambar-gambar mati dalam ponsel.
Gerak petualangan akan hebatnya bumi juga sudah diganti hanya dengan gerakan telunjuk dan jempol.
Wajah-wajah mulai pucat, tubuh mulai ringkih, pahala-pahala beterbangan sia-sia sebagai resiko terburuk yang mungkin dimiliki.

Sedangkan engkau tidak kemana-mana dan belum melakukan apapun selain menggerakkan jempol dan jarimu pada layar kecil yang penuh sihir ini.


BACA JUGA: Agama dan Kemanusiaan: Ini 3 Penyakit Yang Paling Mematikan Akal Budi, Jauhilah!!!!


Hidup dalam kematian itu adalah keniscayaan, tetapi "MATI DALAM HIDUP" itu pilihan.
MAKA BANGUNLAH.

hiduplah sebagaimana manusia itu hidup,
Saat suami,/ istri datang, simpan HP mu,
Saat anak bercerita, simpan HP mu,
Saat ibu,/ bapak bicara, simpan HP mu,
Saat tamu berkunjung, simpan HP mu,
Saat rumah berantakan, simpan HP mu,
Saat matahari merekah, udara sejuk, angin semilir, burung bersiul, anak anak tertawa riang, simpan HP mu.

Perhatikan duniamu dengan seksama, sebab Nikmat Allah ada disana. Hiduplah...
Engkau belum mati tapi sudah bertingkah seperti mayat. Karena engkau lebih cinta pada ponsel mu dari Allah Ta 'ala, seakan engkau bisa hidup dengan HP mu dan engkau lupa pada sang pencipta.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel