Biaya Pembangunan Rp.50 Juta, Rumahnya Hanya Begini?

Tampak Jefri Riwu Kore Sedang melakukan survei rumah penerima manfaat sebelum dibedah


Poskupang.xyz - Salah satu program prioritas Pemerintah kota (Pemkot) Kupang di bawah kepemimpinan Jefri Riwu Kore adalah program bedah rumah bagi warga kurang mampu. Program ini sudah digaungkan sejak Jeriko - sapaan Jerfi Riwu Kore - menjabat sebagai walikota Kupang menggantikan pendahulunya Jonas Salean. Beberapa rumah yang sudah dikerjakan bertype 36 dan sudah dihuni oleh para penerima manfaat. Warga sangat berterima kasih terhadap pemerintah Kota karena membantu mereka untuk mendapatkan rumah yang layak huni.

Namun, program ini mendapat perhatian oleh banyak pihak sampai melontarkan kritik pedas. Memang program ini sering menemui kendala di lapangan seperti kepemilikan sertifikat tanah dan biaya yang dianggap terlalu besar untuk rumah type 36. Akhir-akhir ini netizen ramai-ramai mengunggah foto rumah yang dikerjakan oleh pemkot. 

Beberapa hal yang disorot netizen antara lain konsisi rumah yang terkesan dibangun asal jadi, padahal program ini bertujuan memberikan rumah yang layak huni kepada warga yang kurang mampu. Hal itu karena rumah tidak diplester setidaknya plester di dalam. Netizen juga  krtitik jendela rumah yang terlalu kecil dan terkesan asal jadi. Padahal membangun rumah di wilayah seperti NTT yang iklim tropis dan cuaca panas, seharusnya jendela dibuat sebaik mungkin agar sirkulasi udara ke dalam rumah lancar dan tidak membuat pengap. Tidak hanya itu, netizen juga mempersoalkan model atau desain rumah yang terlalu Kudet alias kurang Update alias terlalu biasa. Menurut beberapa orang, seharusnya pemerintah kota membuat desain yang lebih bagus agar terlihat lebih indah dan up to date. 

Namun, hal yang paling hangat dibicarakan adalah soal biaya pembangunan rumah. Beberapa orang pro terhadap pemerintah kota mengunggah rincian biaya pembangunan yang akumulasinya mencapai Rp. 50.000.000 (lima puluh juta). 
Salah satunya Akun Itho Madeina menulis hal berikut ini tentang rincian biaya pembangunan rumah:
Ember tali tukang ,pacul skop ,dll= .500.000
Batu karang 2 ret =.1000.000
Batako 1750 @2500 = 4,375 .000
Semen 60 sak @45.000 =2.700.000
Pasir 3 ret =3.000.000
Besi 12 mm=35 batang @120 .000=4.200.000
Besi 8 mm =15 batang @50 .000= 1000.000
Bendrat 1 rol =150.000
Kuas 5 buah = 50.000
Air 2 ret = 200.000
Batu pecah 1/2 ret= 600.000
Kusen +jendela +pintu =3.000.000
Paku 5,7 ,10 cm 20 kg =400.000
Triplex 9 mm 5 lembar=600.000
Usuk 5,7 20 batang =1000.000
Ongkos tukang type 36*450.000/m2 = 16.200.000
Biaya tak terduga =2.000.000
Listrik =3.000.000
Kayu kelas 11 5/ 10 1/2 kubik =1,750.000
Seng gelombang calisko 50 lembar =2.250.000
Paku seng 4 dos = 200.000
Meni kayu 2 kaleng = 150.000
Dan belum termasuk pajak .
Dan belum biaya hotel selama 14 hari .
Jadi jumlah total 48.425.000

Namun, banyak netizen menganggap itu terlalu mahal untuk type rumah 36 dengan kondisi yang hanya dibangun seadanya. Menurut mereka, biaya sebesar itu, seharusnya cukup untuk plester tembak luar dan dalam, bahkan lantai keramik. 

Guna memperkuat argumentasi, Netizen pun mulai menghitung biaya untuk pembangunan rumah ini. Berikut ini beberapa kutipan dan tangkapan layar yang menjadi diskusi hangat tentang program bedah rumah yang dilakukan oleh pemerintah kota kupang.

Misalnya akun ANa Mone menunlis seperti ini:
Soal rumah type 36 dengan biaya 50 Juta dengan keadaan seperti itu. Kebetulan ada om tukang yang berkomentar yang bikin saya sedikit percaya dengan om tukang karna saya juga punya pengalaman yang sama persis dengan om tukang punya perincian. Saya baru selesai bangun rumah type yang sama tapi modelnya lebih bagus ada kamar mandi dalam 2, atap seng spandek 0.30, spar dan lata kayu Sulawesi (meranti) 6,12 yang per batangx 80.000 + meja dapur yag dikramik + pintu 2 jendela 2 (jati) + selesai plester acian luar dalam + plafon keramik 1 kamar sisa dapur dan 1 ruangan belum keramik + kramik dasar dan tembok 2 kamar mandi + bak air 8000 liter dicor atas + meteran listrik 1.300 + instalasi listrik dan total 49.500.000 sudah termasuk ongkos kerja tukang dan makan minum + biaya lain-lain yang sang tidak bisa rincikan.. Rumah baru selesai bulan lalu dan saya smentara mau menikmati, dari segi biaya bahan dengan harga yang sementara ada di toko-toko. Jadi harusnya 50 juta sudah dapat rumah yang sangat sangat layak.


aDa lagi komentar lain seperti tangkapan layar berikut ini:






 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel