Pemilik 3 Miliar Yang Raib Di Bank Bukopin Kupang Diduga Berbohong, Dia Sudah Setujui Pemindahan Dana dan 2X Cairkan Bunga

Rebeka Adu Tadak (60 tahun), Nasabah Bank Bukopin Cabang Kupang saat memberikan keterangan pers, di Kupang, Senin (10/5/20201)


Diberitkana sebelumnya bahwa, Oknum karyawan PT. Bank Bukopin Tbk, Cabang Kupang, JT dkk diduga melakukan pembobolan rekening nasabah Bank Bukopin Cabang Kupang atas  nama Rebeka Adu Tadak (60 tahun) senilai Rp 3 miliar. 

Modus pembobolan itu diduga berupa memindahkan rekening nasabah ke PT. Mahkota Properti Indo Permata (MPIP) tanpa sepengetahuan dan persetujuan nasabah. Pihak pelapor menuding adanya pemberian data nasabah dari Pimpinan Bank Bukopin Cabang Kupang NTT kepada pihak PT. MPIP.


Fakta Baru Terungkap
Dalam perjalanan proses hukumnya, kini ada fakta lain yang terungkap dari kasus ini. Dilansir dari Kronologi.id, Natalia Rusli, kuasa hukum dari Jaqueline karyawan Bank Bukopin, mengatakan, pelapor yaitu Rabeka sudah mengetahui perihal produk investasi di PT. MPIP. Pelapor memindahkan dana dengan menandatangani slip perintah transfer dari rekeningnya sendiri ke rekening PT MPIP.


“Karena bunga yang ditawarkan PT. MPIP lebih tinggi dari Bank Bukopin kemudian Rabeka Abu Tadak tertarik lalu mentransfer uang miliknya ke PT MPIP,” kata Natalia dalam keterangannya, Senin (2/8/2021).

Natalia melanjutkan, saat proses pemindahan dana dari Bank Bukopin ke Rekening PT. MPIP, dilakukan sesuai SOP Bank Bukopin (baik dari segi pengisian form, konfirmasi kembali oleh Head Teller (checker) dan diapprove oleh Manager.


OJK Wilayah NTT: Pemindahan Dana Sudah Sesuai SOP
Dalam kasus ini, tutur Natalia, juga didukung oleh pendapat yang dikeluarkan oleh OJK NTT bahwa pentransferan yang dilakukan Bank Bukopin atas perintah transfer Rabeka Abu Tadak, telah sesuai SOP perbankan yang berlaku.

Menurut Natalia, kasus ini sudah pernah dilaporkan oleh Rabeka sendiri ke Ditreskrimsus Polda NTT, pada 7 Juli 2019 silam, tetapi dihentikan Karena tidak ditemukannya bukti-bukti yang kuat atas pidana yang dilakukan oleh Kliennya dan Bank Bukopin, sehingga perkara tersebut dihentikan penyelidikannya.


Rebeka Sudah Cairkan Bunga Sebanyak Dua Kali

Natalia mengungkapkan bahwa, Rabeka telah menerima pentransferan bunga sebanyak 2 kali pada 27 Desember 2019 atas penempatan dana investas di PT MPIP tersebut.

Bahkan, ada temuan uang bunga itu sudah ditarik dari rekening Rabeka sendiri. “Jadi, maksud pelaporan pidana kepada klien kami sangatlah mengada-ada dan tidak memiliki bukti yang cukup dan kuat. Sehingga kami meminta kepada Ditreskrimum Polda NTT untuk segera menghentikan kasus tersebut,” terang Natalia.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel