BreakingNews: Mahasiswi Undana Ditemukan Tewas Dalam Kamar Kos

Credit: Digtara.com

Mahasiswi Undana Ditemukan Tewas Dalam Kamar Kosnya pada Selasa (10/8/2021). Warga sekitar kos milik Nanang Kauh di jalan KB Lestari di RT 30/RW 13, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang dibuat geger setelah ditemukannya mayat dalam kamar kos nomor 12. 

BACA JUGA:  Suami Kuliah Di Jakarta, Te'o Nela Hamil Dengan Oknum TNI Di Desa

Korban ditemukan oleh Ema Muda, istri pemilik kos sekitar jam 08.30 pagi. Kebetulan ibu Ema sedanng mengantarkan bubur untuk korban, sebab beberapa hari terakhir korban mengeluh sakit sakit.

Mayat itu adalah FYB alias Nona usia 22 tahun. Ia adalah salah mahasiswi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Diketahui bahwa korban adalah mahasiswi FKIP semester 9, prodi PJKR. Melihat Kejdian itu, pemilik kos melaporkan kepada Polsek Kelapa Lima. 


BACA JUGA: Suami Di Kupang Bunuh Istrinya Lalu Digantung Di Kamar Mandi

Menderita penyakit TBC 

Diktup dari Digtara.com, Korban sering sakit-sakitan selama tinggal di kos. Oleh sebab itu, ibu Ema sering mengajak korban untuk berobat ke dokter namun korban tidak mau. 

Kamis (5/8/2021) lalu, Ema kembali memaksa korban ke rumah sakit sehingga korban pun diantar kerabatnya ke Puskesmas OEsapa.

BACA JUGA: Takut Dibenci Majikan, ART Asal NTT Di Bali, Melahirkan Di Hutan, Lalu Bayi Ditinggalkan Di TKP

Hasil pemeriksaan menunjukkan kalau korban menderita sakit TBC akut dan harus mengkonsumsi obat dalam jangka waktu lama.

Selain sakit TBC akut, korban juga mempunyai riwayat sakit lambung akut. Hingga saat ini berat badan korban hanya 26 kilogram.

baca juga:  Warga Oesapa Barat Amankan Pasangan Selingkuh Dalam Kamar Kos

Ayah korban sendiri akan datang dari Maumere siang ini guna pengurusan jenazah korban dan urusan lainnya.

Nanang mengakui kalau korban sudah 4 tahun menjadi salah satu penghuni dari 4 kamar kos miliknya. Korban yang berasal dari Maumere, Kabupaten Sikka, cenderung tertutup dan tidak menceritakan keadaannya maupun keadaan orang tuanya.

BACA JUGA: Siswi SMP Di NTT Diperkosa Sepupunya Selama Lima Bulan

Sudah 2 Kali Vaksin

Mahasiswi Undana itu diketahui sudah dua kali menjalani vaksin. Vaksin kedua dijalani korban pada akhir Juli 2021 lalu. Seharusnya, orang dengan riwayat penyakit akut tidak diperbolehkan vaksin, namun diduga korban enggan mengungkap penyakitnya.

BACA JUGA: Mbak Nur, Mantan PSK Tenau: "Sekarang Di Hutan Pun Bisa Mas, Tidak Harus Di Hotel"

“Sepertinya korban menyembunyikan sakitnya saat divaksin. Padahal saat itu korban sudah sakit dan seperti kelelahan dan berat badan semakin menurun,” ujar Ema saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (10/8/2021).

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel