Takut Dibenci Majikan, ART Asal NTT Di Bali, Melahirkan Di Hutan, Lalu Bayi Ditinggalkan Di TKP


Ibu dari bayi yang ditemukan warga di semak-semak Jalan Tukad Pancoran IV, Blok M, Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar diungkap polisi.


Menurut keterangan Kapolsek Denpasar Selatan AKP I Gede Sudyatmaja didampingi Kanit Reskrim AKP Hadimastika Karsito Putro kepada Tribun Bali, salah satu orang tua bayi yang berhasil diungkap yakni Melda Kause (24) asal Soe, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merupakan pembantu rumah tangga.

"Benar, kita sudah berhasil ungkap ibu bayi yang ditemukan di Jalan Tukad Pancoran, Denpasar," ujar AKP I Gede Sudyatmaja dihubungi Tribun Bali, Rabu 30 Juni 2021.


Dalam pengungkapan ini, sebelumnya Tim Opsnal Polsek Denpasar Selatan telah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki pada Senin 28 Juni 2021 lalu.

Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas mendapatkan informasi bahwa di Jalan Tukad Pancoran IV, Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, sda seorang pembantu rumah tangga yang gerak-geriknya terlihat seperti habis melahirkan, kemudian tim mengecek lebih lanjut informasi warga tersebut.


Saat diinterogasi, perempuan bernama Melda Kause akhirnya mengakui perbuatannya yang telah melahirkan bayi dan sengaja dibuang di semak-semak.

Melda diketahui pada Sabtu 26 Juni 2021 sekitar pukul 15.00 wita melahirkan sang bayi laki-laki di semak-semak Jalan Tukad Pancoran IV, Blok M, Panjer, Denpasar Selatan.

Setelah berhasil melahirkan, pelaku lalu pergi meninggalkan anaknya beserta ari-arinya di TKP dan bergegas kembali menuju rumah majikannya.


Menurut pengakuan perempuan asal Soe, NTT, ia nekat membuang bayinya karena takut dibenci oleh majikannya dan disuruh kembali ke kampung halamannya.

"Pelaku membuang bayinya diduga karena takut dibenci oleh majikannya dan disuruh pulang ke kampungnya. Dia juga merasa malu karena belum menikah tapi sudah memiliki anak," tambahnya.


Sementara itu, dikatakan lebih lanjut kekasih Melda Kause saat ini masih dilakukan pencarian dan diperkirakan tengah berada di wilayah Kupang, NTT.

"Masih di Kupang, masih kita kejar," tegasnya.


Selain itu, mengenai kondisi bayi laki-laki yang di rawat di RSUP Sanglah, hingga saat ini kondisinya terus membaik.

"Bayi masih dirawat di RS Sanglah, kondisinya juga sudah membaik," tutup AKP I Gede Sudyatmaja".  (Sumber: Tribun Bali)


Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel