Sumba Berdarah: Anak Bantai Ayahnya, Anggota TNI Dengan Pisau Dapur



Perihal : Meninggal dunia anggota  Kodim 1613/Sumba Barat an. Serma Esli Notanis

Yth. Danrem 161/WS
Cc. Kasrem dan para kasi

I. Fakta - Fakta :

Pada hari Kamis tanggal 08 Juli 2021 sekitar pukul 21.30 Wita bertempat di rumah Serma Esli Notanis Kampung Weekaneke Kelurahan Wekerau  Kec. Kota Waikabubak Kab. Sumba Barat telah terjadi keributan Rumah Tangga Serma Esli Natonis Babinsa Koramil 1613-01/Loli yang mengakibatkan Serma Esli Notanis meninggal dunia.


1. Identitas Korban, Pelaku dan Saksi. 

a. Korban :

Nama : Esli Natonis 
Pangkat : Serma Nrp. 31930561360772
Jab : Babinsa Koramil 1613-01/Loli
Alamat : Kampung Weekaneke Kelurahan Weekrau Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat. 


b. Diduga Pelaku (Anaknya) :
Nama : Wahyu Imanuel
Umur : 15 Tahun
Agama : Kristen
Pekerjaan : Pelajar
Alamat : Kampung Weekaneke Kelurahan Weekrau Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat. 


c. Saksi :
1. Nama : Hana Hamidah Sagran (istri)
    Umur : 48 Tahun
    Agama : Kristen
    Pekerjaan : IRT
    Alamat : Kampung Weekaneke Kelurahan Weekrau Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat

2. Nama : Selvi Natonis (anak)
    Umur : 25 Tahun
    Agama Kristen
    Pekerjaan : Wiraswasta
    Alamat : Kampung Weekaneke Kelurahan Weekrau Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat. 

3. Nama : Indri Natonis (anak)
    Umur 17 Tahun
    Agama Kristen
    Pekerjaan : Plajar
    Alamat : Kampung Weekaneke Kelurahan Weekrau Kecamatan Loli Kabupaten Sumba Barat


B. Kronologis kejadian :
1.  Sekitar pukul 21.30 wita di rumah Serma Esli sedang menelpon keluarganya yang berada di Soe Kupang. Melalui via telepon tersebut Serma Esli menjelek - jelekan anak dan Istrinya. 

2. Istri Serma Esli yang saat itu mendengar perkataan Suaminya langsung menegur agar tidak menjelek jelekan keluarga nya sendiri, begitu juga dengan anak anak dari Serma Esli. 


3. Serma Esli yang pada saat itu dalam keadaan marah langsung mendekati anak perempuannya an. Selfi Elni N dan memukul nya. Melihat hal tsb,  Istri dan anak Serma Esli yang lain mengingatkan untuk tidak main tangan/pukul.

4. Saat itu didekat tempat tersebut anak Serma Esli an. Wahyu Imanuel sedang mengupas semangka menggunakan pisau dapur ikut berteriak untuk tidak memukul kakaknya. 


5. Tidak terima anaknya an. Wahyu imanuel berteriak Serma Esli langsung menghampiri anaknya an. Wahyu Imanuel yang pada saat itu sedang memegang pisau tanpa disadari Pisau yang ada ditangan anaknya menusuk bagian Uluh hati Serma Esli. 

6. Pukul 22.12 wita Serma Esli dibawa ke Rumah Sakit Lende Moripa untuk mendapat pertolongan.

7. Pukul 22.55 wita Serma Esli dinyatakan meninggal dunia oleh dokter Linda.


C. Tindakan yang dilakukan :
a. Saat ini Jenazah Serma Esli masih berada di kamar mayat RS Lende Moripa untuk dimandikan dan formalin.
b. Melaporkan ke Komando Atas.

II. Catatan :
- Rencana pemakaman masih menunggu koordinasi dengan keluarga.
*Demikian dilaporkan. MMP.*

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel Sedang #Viral