Tinus "Perko" Akan Ditembak Mati


Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung menegaskan, seluruh unsur dalam pasal 340 terkait hukuman mati bagi Tinus sudah terpenuhi. “Tersangka sejak awal sudah merencanakan membunuh korban yang menolak berhubungan badan sehingga selalu membawa pisau kemana pun pergi,” ujar Kapolres Kupang.
Tersangka pun dikategorikan sebagai predator karena aksinya dilakukan berulang kali dengan korban gadis remaja. Tersangka membujuk korbannya, lalu mengajak ke suatu tempat dan memaksa melakukan hubungan badan. Jika tidak mau, ia tidak segan-segan untuk membunuhnya.

BACA JUGA:  8 Fakta Ini Bukti Bahwa Tinus "Perko" Pembunuh Berdarah Dingin


Dua korban pembunuhan berantai terhadap gadis usia belasan tahun yang terjadi di bulan Februari dan Mei 2021 menguatkan prilaku penyimpang tersangka. “Ada dua orang korban pembunuhan yang sudah terungkap. Pelaku menggunakan cara yang sama yakni memperkosa, membunuh dan meninggalkan korban,” tandas Kapolres Kupang.
Untuk itu, pihaknya, akan mengawal proses hukum hingga tersangka mendapatkan yang pantas yakni hukuman mati. “Kami bekerja keras untuk mengungkap kasus ini demi menjaga anak-anak perempuan kita. Harapannya ke depan tindakan yang meresahkan masyarakat ini tidak akan terulang lagi,” tegas Kapolres. Sumber: digtara.com

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel