Teriak Bela Palestina, Tetapi Pembantaian Di Poso Kalian Diam, Waras?



Politisi PDI Perjuangan MY Esti Wijayati mengutuk pembunuhan empat warga desa Kalemago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) oleh kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), baru-baru ini. 

Keempat warga yang dibunuh itu beragama Kristen.MY Esti pun menggugat para pihak yang cenderung diam melihat pembantaian terhadap rakyat di Poso ini.  
"Ini di Indonesia, tak ada yang berkata kata. Apalagi berteriak dengan kencangnya. Semua diam, tak peduli," ujar MY Esti.

Dewan Pembina Gerakan Masyarakat Gotong-Royong Melawan Intoleransi (Gemayomi) itu mempertanyakan sikap banyak kalangan, yang lebih peduli pada konflik di luar negeri, dibandingkan tragedi yang memakan korban sesama bangsa Indonesia. 


Menurutnya, empat nyawa warga Poso yang dibunuh itu, seperti tak mendapat perhatian dari banyak kalangan. 
"(Konflik) Yang jauhhh di sana menjadi lebih berarti. Tapi 4 nyawa tak berdosa, ditebas lehernya, seolah tak berarti apa apa! Lalu tangisan itu siapa yang mesti menghapusnya?" gugat Esti. 

"Untuk POSO apakah kita semua cukup diam saja??" sambung Anggota Komisi X DPR-RI itu. Seperti diketahui, empat warga Poso menjadi korban pembunuhan di wilayah perkebunan kopi, Selasa 11 Mei 2021. 

Polisi menduga kuat pelaku adalah kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Sumber: gesuri.id

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel