Penjual "Daging Kumis" Di Kupang, Digusur Dari Tenau, "Pindah" Ke Hotel dan Panti Pijat, Begini Cara Mereka Layani Tamu

ilustrasi


Pejual "Daging Kumis" (selanjutnya Disebut PSK) Di Kupang, Digusur Dari KD Tenau, "Pindah" Ke Hotel dan Panti Pijat, Begini Cara Mereka Layani Tamu Digusurnya Karang Dempel (KD) di Tenau Kupang, ternyata tidak membebaskan kota Kupang dari bisnis lendir. Setelah pemerintah kota Kupang "membubarkan" para wanita Pekerja Seks Komersial di Tenau Kupang yang beroperasi secara luring (luar jaringan), kini muncul PSK yang beroperasi secara daring (dalam jaringan) di Kota Kupang. 


Mereka tidak lagi menunggu pelanggan di kamar kos dengan daster dan celana umpan, tetapi menyapa pelanggan melalui pesan singkat atau pesan MeChat. Tidak tanggung-tanggung, tarif mereka ini bisa tembus 1.000.000 per sekali "main". Tempat main pun bukan ecek-ecek, tetapi di hotel mewah dengan fasilitas terbaik. 

Kalau ada yang di tempat ecek-ecek paling itu PSK yang tarif murahan. Begitu kata seorang pria yang pernah pakai jasa mereka dengan booking tempat di salam satu tempat di bilangan Oesapa Kota Kupang.


Cara PSK Kota Kupang Melayani Pelanggan secara Daring

Tidak Sulit untuk memakai jasa PSK di Kota Kupang. Modal download aplikasi MeChat, sudah bisa booking, janjian, transfer, tentukan tempat bertemu langsung "main", bayar. Begitu cerita teman yang (namanya tidak disebutkan) dulu pernah pakai jasa mereka. 

Tempatnya hotel berbintang. Hal itu karena mereka main aman dan bebas dari razia. Biasanya, wanita yang usia di bawah 35 tahun, tarif tembus 1.000.000, paling murah 750.000 per malam.
Sementara "pemain" yang usia di atas 35 tahun, biasanya bisa nego harga. Mereka juga pasang tarif sampai 500.000 sekali kencan. Itu di luar biaya hotel. 


Seorang pria pernah pakai jasa mereka, 1.000.000 itu hanya untuk sekali "keluar" atau "satu ronde". Kalau masih lanjut Ronde berikutnya, harus bayar duluan. Tarif tergantung dari kesepakatan dalam kamar. Bisa lebih murah dari tarif ronde pertama.

"Ada juga yang "main" plus-plus". Katanya. Kalau cuman tidur, "tancap-langsung keluar" itu bisa beda harganya. Kalau Mainnya pakai "gaya-gaya", itu harga agak beda. 



Sebelum Ketemu Harus Bayar DP

PSK Online di kupang juga pintar. Pelanggn harus DP, Agar tidak di PHP. DIkutip dari Pos Kupang, Untuk membuktikan bahwa para wanita itu tidak berohong dan siap melayani, mereka biasanya menunjukan gambar foto kamar yang sudah mereka booking dan tempati. Bahkan, ada yang langsung kirim gambar tanpa busana dan alat vital. Hal ini agar pelanggan semakin yakin dan juga terpancing nafsunya. Selain menggunakan aplikasi MeChat, mereka juga pakai WA. 


Ada Yang Pakai Mucikari, Ada yang Tidak
Diantara PSK online ini ada yang pakai mucikari, ada juga yang tidak pakai. yang pakai Jasa Mucikari biasanya yang belum punya pelanggan tetap. Karena PSK itu juga ada yang memiliki pelanggan tetap yang tiap bulan dipakai. Bagi PSK yang sudah ada pelanggan tetap ini tidak lagi pakai mucikari. 


Hanya Melayani "Main Lewat Vidio Call"

Selain main di Hotel, ada juga yang hanya main lewat telepon. Biasanya harga lebih murah, atau bisa juga hanya kirim pulsa. jadi cara kerjanya, Chating, kirim pulsa atau transfer, lalu vidio call, yang prianya sudah "keluar", Permainan juga berakhir. 


Begitulah cara mereka bekerja Prostitusi Online di Kupang dan cara booking PSK online di kupang.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel