"Tinus Emosi Karena Korban Cakar Kemaluan dan Lehernya"



Kekejaman Yustinus Tanaem alias Tinus Warga Camplong Kabupaten Kupang, sudah berakhir di sel tahanan Polda NTT. Dia adalah pelaku pemerkosa dua mahasiswi di Camplong, dan pembunuh Yuliana Apriani Liu Welkis atau Nani (19 tahun) dan Marselina Bahas yang mayatnya dibuang di Batakte, Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.  “Motifnya melampiaskan hasrat seksual,” kata Kepala bidang Humas Polda NTT, Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto kepada wartawan, Jumat, 21 Mei 2021.


Tinus baru dikenal korban melalui facebook dengan nama akun Ary Tyo Tyo. Dimana pelaku menjanjikan membantu korban untuk bekerja di tempatnya bekerja di gudang bumi indah Osmok.


Korban di jemput pelaku dengan menggunakan sepeda motor di depan ruko (eks kantor OJK) di jalan Frans Seda, Fatululi, kemudian pelaku membonceng korban dan membawanya ke Batakte yang jauh dari pemukiman warga.


Pelaku mengajak korban masuk ke dalam hutan untuk berhubungan badan, tetapi korban menolak dan melarikan diri, namun pelaku mengambil pisau dan mengancam korban.


Pelaku lalu mencekik korban dan mencoba membuka celana korban, tetapi korban melakukan perlawanan dengan mencakar leher dan kemaluan pelaku, sehingga saat itu pelaku langsung membanting korban kemudian menikam korban dengan sebilah pisau ke arah dada kiri korban sebanyak 1 kali, sehingga korban tidak bergerak.


Selelah itu, pelaku memperkosa korban, kemudian pelaku mengambil uang millk korban sebesar Rp150 ribu dan juga sebuah handphone lalu pergi meninggalkan korban.


Pelaku akhirnya berhasil ditangkap dan diamankan Unit Resmob Subdit 3 Jatanras Polda NTT berdasarkan keterangan saksi saksi, rekaman CCTV, kloning CDR Nomor Handphone korban yang diketahui berkomunikasi dengan pelaku. Dari tangan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sebilah pisau, satu unit motor dan handphone milik korban.


Pelaku dikenakan pasal 340 KUHP sub Pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan (dengan sengaja dan direncanakan lebih dahulu menghilangkan jiwa / nyawa orang lain) dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup. 


REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel