Hati-hati, Aksi Premanisme Di Kota Kupang, 2 Orang Dibacok Orang Tak Dikenal

Hati-hati, Aksi Premanisme Di Kota Kupang, 2 Orang Dibacok Orang Tak Dikenal. Semboyan Kota Kupang sebagai kota kasih, sepertinya sudah mulai luntur. Mungkin benar kata orang, "semakin maju kotanya, kejahatan semakin tinggi". 

BACA JUGA: Ngeri, Vidio Pembantaian Umat Dalam Gereja Oleh Anggota ISIS, Leher Dig0r0k

Setelah beberapa hari yang lalu satu orang karyawan warung makan dikeroyok preman, kembali lagi terjadi dua orang dibacok orang tak di kenal pada Sabtu (15/5/2021) malam di tempat yang sama tetapi waktu yang berbeda yakni di Patung Kalpataru, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. 

BACA JUGA: Catatan Pencerahan Tentang Perang Israel-Palestina: Hamas yang Provokasi, Palestina Jadi "Korban", Israel yang Dimaki-maki


Dikutip dari digtara.comKorban masing-masing Melkisedek Nitbani (20), kondektur angkutan yang juga warga belakang Pos Polisi Kanaan, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang. Korban lainnya yakni Efer Jublina Yuliana Amfoni (43), warga RT 26/RW 08, Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

BACA JUGA: Ini Nama-nama 52 Kades Di NTT yang Korupsi Dana Desa, Total Kerugian Negara 9 Miliar Rupiah Lebih

Akibat dari penikaman tersebut korban Melkisedek Nitbani mengalami luka robek pada pergelangan tangan kanan dan mendapatkan 4 jahitan. Sedangkan korban Efer mengalami luka tusuk pada bagian dalam lengan tangan kanan (seperti dalam foto di bawah ini).

BACA JUGA: Gadis Di Kota Lama, Kota Kupang Diperkosa Dalam Kamar Kos Jam 4 Pagi


Dua korban premanisme di Kupang (digtara.com)


Modus kejahatan hampir sama, yaitu pelaku datang menghampiri korban yang sedang berhenti di pinggir jalan dan langsung mengeyunkan senjata tajam. Setelah itu, pelaku langsung kabur. 

Kejadian ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Pelaku sedang diidentifikasi oleh polisi. Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Sepuh Siregar yang dikonfirmasi Minggu (16/5/2021) membenarkan kejadian ini. “Iya, (kejadian penikaman) tadi malam,” tandasnya.

BACA JUGA: Ayah dan Anak Sekarat Dalam Tragedi Penembakan Brutal Di Naibonat Kupang

Pihaknya masih mengidentifikasi dan mengejar pelaku. “Belum jelas motifnya, kemungkinan karena mabuk. Pelaku memang sering membuat onar di sekitar lokasi kejadian,” tambah Mantan Kasat Reskrim Polres Belu, Polda NTT ini.

BACA JUGA: Durhaka, Seorang Pria Di Amanatun Potong "Burung" Ayahnya, Motifnya Hanya Hal Sepele

Belajar dari kejadian itu, kita selalu waspada dalam perjalanan. Hindari lewat tempat-tempat sepi pada malam hari. dan Selalu berdoa. Sumber: digtara.com


REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel