Sejarah GMIT Di Sabu


Siang tadi saya dikirimi foto tentang Tahbisan Sidi (Katekesasi) di Pulau Sawu, foto tersebut diambil kira-kira tahun 1950an di Yeruel Seba Kota. 

Saya pun kemudian membuka beberapa catatan tentang Sejarah GMIT di Rai Hawu. Saya kemudian mendapat catatan bahwa  pada tahun 1951 terdapat dua orang pendeta baru yang datang ke pulau Sawu. Pendeta tersebut dikatakan merupakan putra pertama dari Sawu yang menamatkan pendidikan di Sekolah Tinggi Teologi yang dibuka di SoE NTT tahun 1948 yakni Pdt. F.F Huma. 

Jika foto di atas dikonfirmasi tahun 1950an maka tentu yang melayani di Seba kala itu ada dua orang yakni Pdt. F.F Huma dan Pdt. A. Lakusa. Tentu di samping itu nama lain yang penting disebutkan adalah Pdt. Dj. Bengngu yang merupakan putra kedua asli Sawu yang ditahbiskan menjadi Pdt di Seba. 

Dari catatan Pdt. Dj. Bengngu lah kita dapat mengetahui bahwa pada tahun 1953 sudah terdapat 22 Jemaat GMIT yang berdiri di Kalasis Sabu kala itu, dengan beranggotakan 13.532 jemaat, dan 969 anggota Sidi. Dengan dilayani oleh 4 orang Pdt, 6 orang Guru Jemaat dan 8 orang Utusan Injil. 

Saya menerka foto ini adalah Pdt. A. Lakusa beserta tabisan Sidi di Yeruel Seba Kota. Dan jika terjadi kesalahan atas tafsiran saya, mohon dapat mengoreksinya. 

Credit Photo  Tommy Thalo

Kepustakaan:
Wellem, F.D, Menabur Dengan Tangis, Menuai Dengan Sorak. Sejarah Gereja Masehi Injili di Timor di Kepulauan Sabu, 2000


sumber: https://www.facebook.com/Adisuputra.Radjatadoe

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel