Ribuan Ikan Yang Mati Dibom Di Laut Sabu, Terdampar Di Pulau Sumba


Ikan Yang Mati Dibom Di Laut Sabu, Diduga Terdampar Di Pulau Sumba. Maraknya aksi pemboman ikan yang dilakukan oleh nelayan nakal di Laut Saeu, terutama di Laut sekitaran Pulau Raijua, akan berdampak negatif bagi kelangsungan biaota laut. Hal ini disampaikan oleh salah satu pendeta yang melayani di Paulau Raijua, Kabupaten Sabu Raijua, NTT, yakni Pdt. Setiawan Pattipeilohy,M.Th Ketua Majelis Jemaat GMIT Raijua 

Berikut Postingannya yang sudah dibagikan berulang-kali oleh netizen
"Syalom, Saya Pdt. Setiawan Pattipeilohy,M.Th Ketua Majelis Jemaat GMIT Raijua
Dhida-Klasis Sabu Barat Raijua.
Dengan mi menyampaikan Suara hati
Masyarakat/Jemaat Raijua Kepada Pihak-Pihak yang Berwenang dalam Bidang Kelautan dan pulau Terluar Indonesia. Tepah terjadi
pengeboman ikan disepanjang laut Pulau Raijua Sabu selama Dua minggu Terakhir ini, yang mengakibatkan keresahan karena
populasi Ikan dan terumbu karang serta
tanaman rumput laut yang RUSAK.
keadaan ini sudah dilaporkan dan disikapi oleh keamanan, dalam hal ini pihak kepollsian Raijua, namun karena keterbatasan dalam sarana maka tidak ada tindakan yang dapat dilakukan dengan maksimal, aparatpun telah turun ke TKP dan melihat Iangsung kapal tersebut namun tidak dapat berbuat banyak karna keterbatasan sarana dan prasarana. Oleh karena itu jika ada pihak yang membaca postingan ini dan memiliki wewenang
penanganan maka sekiranya dapat disikapi. Sampai dengan saya membuat postingan ini baru terjadi 4-8 kali pengeboman di wilayah perairan Raijua sekitaran pantai Halla dan pantai mane. Sebagi pendatang di pulau ini rasa mencintai Raijua dan Lautnya membuat tidak nyaman karna hanya bisa mendengar dan melihat laut Raijua dihancurkan.
Terima Kasih".


Diduga ribuan ikan mati dibom dan terdampar di Pulau Salura, Sumba




Sebelumnya, beberapa nelayan menemukan ikan yang mati terapung di laut Sumba dan diduga ada pembom ikan di laut Sumba. Hal itu pun langsung ditindak lanjuti oleh kepolisian dengan turun untuk menyisir laut sekitaran ikan yang ditemukan mati itu. Namun, tidak ditemukan adanya aktivitas pembom ikan. Kebetulan juga pada waktu yang bersamaan ada aktivitas pembom ikan di laut Sawu, tepatnya di sekitaran Pulau Raijua. 

Oleh sebab itu, diduga ikan-ikan yang mati di laut Sawu itu, terdampar di Laut Salura. Berikut postingan dari nelayan bersama kepolisian yang mencari jejak pembom ikan di laut Sumba, namun tidak menemukan.

"Selamat pagi salam sejahtera salam
Iastarilautku untuk kita semua..disini saya sedikit mau menjelaskan tentang pemboman yang beberapa han ini kita mendengar dan membaca di sosmed isu pemboman dan ikan yang mati terapung tersebut bukan dan wilayah PULAU SALURA, kemungkinan besar ikan tersebut dan wilayah bagian barat yang di bawa oleh derasan arus barat sehingga
terbawa arus ke PULAU SALURA,dengan itu beberapa perahu nelayan PULAU salura yang menemukan puluhan ikan tersebut
beranggapan bahwa ikan tersebut adalah ikan milik pembom di wilayah PULAU
SALURA,karena untuk saat ini PULAU SALURA dalam keadaan aman-aman saja, karena setiap kapal/perahu nelayan luar yang melintas akan di periksa surat PAS kelengkapan doku men pencarian merka belum ada di temukan
bahan2 peleda k/born, terutama kami minta khususnya untuk PULAU SALURA dengan terbatasnya parsonil aparat kepolisian di pulau salura yang sekarang cuma dua (2) semoga di tambahkan lagi agar Iebih ketat keamanan dan bisa di tambahkan lagi kebutuhan fasilitas patrolinya berupa spit patroli karna untuk sementara ini perkoperasian masih pake perahu nelayan karena untuk sementara spit patroli belurn bisa di gunakan...mohon di mengerti".

 

Hal itu tidak heran, karena Pulau Sumba dan Paulau Sabu berdekatan. 


REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel