Breaking News: Jonas Salean Bebas

Mantan Walikota Kupang, Jonas Salean


Sidang putusan perkara dugaan tindak pidana Korupsi yang melibatkan mantan Walikota Kupang, Jonas Salean yakni pengalihan lahan milik pemerintah Kota Kupang yang terletak di depan hotel sasando kembali dilakukan di pengadilan Tipikor Kupang pada Rabu 17 Maret 2021.

BACA JUGA: Mantap, Anak Kupang Jadi Kapolsek Termuda SeIndonesia

Agenda sidang kali ini adalah pembacaan putusan hakim tentang status atau nasib Jonas Salean atas perkara ini. Ternyata Hakim Ari Prabowo dan Hakim Ngguli Liwar Mbani Awang berpendapat, tanah yang berlokasi di depan Hotel Sasando bukan merupakan aset Pemerintah Kota Kupang. Dengan demikian, pembagian tanah kepada 40 penerima bukan merupakan perbuatan melawan hukum.

BACA JUGA: Viktor Laiskodat: Bupati Dan Wakil Bupati Kupang Tipikal Orang Miskin


“Ketika Kota Kupang menjadi daerah otonom, tanah tersebut tidak pernah diserahkan kepada pemerintah Kota Kupang,” kata Ari. Ari Prabowo mengatakan, hak pakai tanah kavling itu dihapus karena sudah dilepaskan secara sukarela.

“Tanah tidak ikut diserahkan kepada Pemerintah Kota Kupang, makanya tanah tersebut  akhirnya mejadi tanah milik negara,” Ujar Ari Prabowo.

BACA JUGA. Polres Kupang Kota Tangkap Seorang Pria Yang Gauli Anak Kandungnya Sejak 2019

Oleh sebab itu, majelis hakim berpendapat bahwa, tidak terbukti adanya tindak pidana korupsi atau dalam hal ini peralihan hak tanah sebab tanah tersebut bukan aset pemerintah kota Kupang sebab Hak pakai tanah tersebut menjadi hak negara atau dalam penguasaan negara.

 

Dengan adanya putusan hakim ini, maka Jonas Salean harus dibebaskan dari tahanan. begitu perintah hakim. 


BACA JUGA: Ayah Di Kupang Lapor Polisi Setelah Lihat Anak Gadisnya Ditiduri Pacarnya Di Kamar


Jaksa Banding

Sebagai Informasi, Sebelumnya Jaksa Penuntut umum memvonis Jonas 12 Tahun penjara.

Karena itu jaksa memutuskan untuk banding. Sebab itu, Perkara ini belum berkekuatan hukum tetap, karena setelah putusan dibacakan Jaksa Penuntut Umum langsung menyatakan banding. “Kami keberatan dengan putusan majelis hakim. Jadi kami akan menempuh upaya hukum kasasi,” ungkap JPU Heri Fraklin.

BACA JUGA: CEWEK DI KUPANG TIKAM TEMAN MABUKNYA

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel