Sentil Para Pembully, Benny K. Harman: Hanya Orang Dungu Yang Menolak Kebenaran

Benny K. Harman

Kunjungan Jokowi ke Maumere dan Sumba Tengah masih menyisahkan persoalan soal protokol kesehatan yang menurut sejumlah orang, Jokowi melanggar protokol kesehatan. Salah satu tokoh publik sekaligus Anggota DPR RI dari NTT, Benny K. Harman pun bersuara atas kunjungan Jokowi itu. Menurut Benny, Jokowi sama dengan Rizieq Sihab, yaitu telah melanggar protokol kesehatan. 

Benny K. Harman (BKH) mengaku teringat dengan hal serupa ketika Habib Rizieq Shihab disambut oleh pengikutnya di Bandara Soekarno-Hatta ketika baru datang dari luar negeri.

Di mana pengikut Habib Rizieq juga seolah-olah tidak takut terpapar virus Covid-19 karena tidak mematuhi protokol kesehatan dengan membuat kerumunan.


Teringat saya dengan masyarakat sambut Habib Rizieq di Bandara Soetta saat pulang dari luar negeri,” tulis Benny K Harman.

Seolah tidak percaya bahaya Covid. Monitor!,” lanjutnya.

Dalam cuitannya Benny K. Harman, dia juga membubuhi video yang menunjukan masyarakat Maumere Flores yang berkerumun untuk menyambut langsung Presiden Jokowi. 


Benny K. Harman "Diserang" Netizen NTT

Akibat menentang kunjungan Jokowi, Benny pun menuai kritik dari masyarakat terutama masyarakat NTT yang membela Jokowi. Tidak tinggal diam, Benny pun seakan membela diri. Menurutnya, selama ini ia selalu menyuarakan kebenaran. Orang-orang yang menolak kebenaran itu adalah orang-orang dungu. 

Hal itu disampaikannya dalam cuitanya. "Jangan Takut dibully untuk mengatakan kebenaran. sejarah umat manusia mencatat, tidak sedikit orang mati dibunuh, jadi martir, dipenjara dan disiksa bahkan ditembak mati karena kokoh mengatakan kebenaran. Orang dungu yang menolak kebenaran dan musuh demokrasi pun masih banyak". Tulis Benny. 


Screenshot postingan twitter BKH

BACA JUGA: Tabrakan Maut Antara Bemo Vs Motor di Jalan Timor Raya, 2 Orang Tewas, 1 Sekarat

Dilihat dari berbagai peristiwa selama ini, Komentar-komentar Benny K. Harman memang selalu bertolak belakang atau bertentangan dengan masyarakat NTT selama ini. 


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel Sedang #Viral