Edan, Bakurampas Harta, Wanita Di NTT Seret Ibu Kandung Dan 2 Adik Perempuannya Ke Pengadilan

Dilansir dari Aksinews.id, Anak kandung menggugat ibu kandung dan dua adik kandungnya gara-gara harta. Kejadian itu terjadi di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Perkara itu sudah  mulai digelar di Pengadilan Negeri Atambua, pada Selasa (2/3/2021). Anak yang menggugat ibunya bernama Santy Taolin (pengggat) melawan ibu kandungnya, Kristina Lasakar dan dua adik kandungnya, Ervina Taolin dan Hanny Oktavia Taolin (tergugat).

Rizal Simon Thene, SH, M. Hum selaku kuasa hukum para tergugat, kepada wartawan, Selasa (2/3/2021) mengatakan, pihaknya sangat siap menghadapi gugatan dari Santy Taolin. "Ya, Kami selaku kuasa hukum ibu Kristina Lazakar dan anak-anaknya Ervina Taolin dan Hanny Oktavia Taolin sudah siap menghadapi gugatan dari Santy Taolin. Kalau mediasi nanti gagal, kita sudah siap maju dipokok perkara,” tandasnya.

Dalam gugatannya, penggugat Santy Taolin didampingi kuasa hukumnya Helio Moniz De Araujo, SH, Ferdinand Bae, SH, Kornelius Dominggus, SH. Yang hadir dalam persidangan satu orang kuasanya.

Sedangkan pihak Tergugat Kristina Lasakar, Ervina Taolin dan Hanny Oktavia Taolin sesuai surat kuasa didampingi kuasa hukumnya Akhmad Bumi, SH, Adelci J.A. Teiseran, SH, Bisri Fansyuri LN, SH, Rizal Simon Thene, SH, M.Hum, Ahmad Azis Ismail, SH dan Abdul Hamid, SH. Yang hadir dipersidangan perdana pada Selasa (2/3/2021) adalah Bisri Fansyuri LN, Rizal Simon Thene, dan Abdul Hamid.

Awal Mula Anak kandung menggugat ibu kandung dan dua adik kandungnya gara-gara harta

Dalam Materi gugatannya, Penggugat Santy Taolin menyebut, bahwa: 

ibu kandungnya Kristina Lazar dan dua adik kandungnya telah memasuki dan menyuruh orang lain memasuki halaman pekarangan dengan merusak pekarangan, menaruh alat-alat kerja, material-material, melakukan aktivitas kerja, dan mendirikan bangunan tambahan diatasnya secara tanpa hak dan tanpa seizin yang berhak sehingga merupakan perbuatan melawan hukum.

Menurut Santy Taolin  selaku penggugat dalam gugatannya, sudah ada surat pernyataan penolakan warisan yang ditandatangani oleh Para Tergugat pada tahun 2009.


Gara-gara Harta Warisan

Dikatakan bahwa pokok soal perkara ini adalah warisan mendiang almahrum suami Kristina Lazakar, Dominggus Taolin. Ya, “Ini terkait soal warisan peninggalan almarhum Dominggus Taolin tahun 2007 yang lalu. Kita akan jawab gugatan Penggugat secara detail dalam persidangan. Kita jawab dan kita buktikan dalil-dalil bantahan para tergugat”, jelas Rizal yang juga dosen Fakultas Hukum Undana ini.

Sidang ditunda satu minggu pada Selasa, 9 Maret 2021 pekan depan dalam perkara anak kandung Santy Taolin melawan ibu kandungnya, Kristina Lazakar dan dua adik kandungnya, Ervina Taolin dan Hanny Oktavia Taolin. *Aksinews.id

BACA JUGA: Waktu Masih Kecil, Dua Gadis Ini "Dipaksa" Tandatangani Surat Penolakan Warisan Alm. Ayah, Kini Mereka Menuntut Hak Waris

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel Sedang #Viral