Geger Di Sumba, Video Panas Siswa Salah Satu SMA di Waingapu, NTT

vidio anak sma di sumba

Setelah beberapa waktu lalu Sumba digegerkan dengan berita oknum eks anggota DPRD hamili anak SMA, kini digegerkan vedio panas anak SMA yang beredar luas di grup-grup. Dilansir dari PosKupang.com, Video mesum siswa pada salah satu SMA di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur , Provinsi NTT beredar atau viral di media sosial sejak pekan lalu. Video itu ada juga yang dibuat dalam bentuk tik tok

Informasi yang diperoleh, Senin (15/2/2021), video porno itu sudah beredar di sosial media sejak akhir pekan lalu. Video dengan durasi kurang lebih 2 menit itu tersebar luas terutama melalui WhatsApp.


Diduga dua siswa yang ada dalam video mesum itu berada pada satu sekolah. Informasi lain juga menyebutkan bahwa video mesum siswa itu sempat beredar hingga ke kabupaten tetangga.

Wakapolres Sumba Timur, Kompol. Abdullah Paoh yang dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya telah mengetahui dan melihat video tersebut.
"Kita sudah melihat video itu dan tentu kita menunggu jika ada pihak yang merasa dirugikan dan melapor resmi ke polisi, maka kita akan melakukan penyelidikan," kata Abdullah.


Dijelaskan, polisi akan melakukan pengusutan apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau dikorbankan dari video tersebut. "Kalau ada laporan, kita segera selidiki, baik itu yang membuta video maupun yang menyebarkan. Apalagi sampai membuat tik tok," katanya.

Kepala SMA Negeri 3 Waingapu, Drs. Melkianus Ngg. Ngunjura, yang dikonfirmasi tidak berada di sekolah. Wartawan sempat bertemu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Salomon Atok, S. Pd. Namun, sebelum memberi keterangan, Salomon menghubungi kepala sekolah dan menyampaikan tujuan wartawan mengkonfirmasi adanya video tidak senonoh yang beredar.


Kepala Sekolah akhirnya mengizinkan Wakasek Kesiswaan untuk memberikan keterangan pers. Saat itu Salomon, mengatakan, sampai saat ini pihak sekolah belum mengetahui ada siswa dari sekolah itu yang ada dalam video tersebut.

"Video itu kita tidak pernah lihat. Jangan lihat, dengar saja bahwa ada siswa SMAN 3 bermasalah tidak pernah," kata Salomon.


Ditanyai, apabila video yang beredar itu benar adalah siswa di SMAN 3 Waingapu, apa tindakan dari pihak sekolah, Salomon menegaskan, di SMAN 3 Waingapu sudah memiliki aturan dan tata tertib sekolah, "Kalau ada masalah biar sekecil apapun, maka sekolah akan memanggil orang tua untuk koordinasi," katanya.


Dikatakan, apabila peristiwa itu walaupun dilakukan oleh siswa dari SMAN 3 Waingapu, tetapi lokasinya di luar sekolah maka dipersilakan pihak berwenang untuk menanganinya bersama pihak keluarga.

"Tapi jika dilaporkan ke sekolah maka kami pasti tindaklanjuti dan tidak pernah kita tinggal diam," ujarnya.
Salomon mengakui, sejak tahun lalu SMAN 3 Waingapu melakukan kegiatan belajar dari rumah (BDR), sehingga tidak ada siswa yang masuk sekolah.
"Selama ini tidak ada siswa kegiatan belajar mengajar di sekolah, karena kami semua masih BDR," katanya.


Dia mengatakan, aturan atau tata tertib di sekolah itu sangat jelas, antara lain apabila ada siswa yang ditemukan merokok, menonton video porno, mencuri maka langsung dikeluarkan.(Sumber: POS-KUPANG.COM)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Berita Terbaru

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel