Kronologi Seorang Nenek Diperkosa Seorang Kakek Di Sumba, Nenek Sedang Tidur Pulas, Kakek Masuk Dari Pintu Belakang Langsung Beraksi


Di Sumba Barat Daya, seorang nenek, BM atau IB, umur 56 tahun asal Kampung Wonadana Buma Lere, Desa Karuni Kecamatan Loura Kabupaten Sumba Barat Daya diperkosa oleh kakek, Bulu Ana Pakaa yang juga berusia 64 tahun. Nenek BM di perkosa 7 Januari 2021. Pelaku pemerkosa atau kakek Bulu Ana Pakaa merupakan warga Kampung Lendongara, Desa Karuni Kecamatan Loura Kabupaten Sumba Barat Daya.


Kronologis kejadian pemerkosaan seorang nenek di Sumba

Kamis 7 Januari 2021 Sekitar Pukul 24.00 wita bertempat di Kampung Wonadana Bumalere, pelaku Bulu Ana Pakaa pergi kerumah Korban melewati pintu bagian depan. Saat itu nenek BM dalam keadaan tidur dan rumah sepi. Mendapati kondisi nyaman, BAP langsung memperkosa Korban yang tertidur pulas. Saat itu, Korban IB tidak dapat menghindari atapun melarikan diri karena dalam posisi tidur serta mulutnya di tutup Pakai tangan.

Hal ini disampaikan anak Korban, Margaretha Malo kepada media ini Sabtu 30 Januari 2021 kepada safarintt.com, “ Setelah Kejadian tersebut, nenek BM mengalami sakit pada saat hendak buang air kecil,” ujar anak Korban.
Lanjutnya, atas kejadian tersebut, korban BM bersama keluarga, Rabu 13 Januari 2021 mendatangi Markas Besar (Mabes) Polres Sumba Barat Daya dan melaporkan Kejadian tersebut dengan membawa Barang Bukti berupa baju, celana, sarung lipat, milik korban.


“ Harapan saya Semoga Kasus ini diproses sesuai aturan yang berlaku Dan kami sepenuhnya kami serahkan pada pihak yang berwenang dalam hal ini penegak hukum,” tutup Margareta Malo Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Bambang Irawan, SH yang dikonfirmasi media ini membenarkan adanya laporan pemerkosaan kakek Bulu Ana Pakaa terhadap nenek BM.

“Benar ada Laporan dari pihak Korban pada tanggal 13 Januari 2021 yang kami terima, Kejadian Kasus pemerkosaan tanggal 7 Januari 2021 sekitar Pukul 24.00 wita di Kampung Wonadana Buma Lere, Desa Karuni Kecamatan Loura Kabupaten Sumba Barat Daya,” ujar Kasat Reskrim polres Sumba Barat Daya yang dihubungi media ini melalui Whatsapp selulernya Sabtu 30 Januari 2021.



Dikatakan Kasat Reskrim polres SBD, saat ini persoalan tersebut sedang diproses dan dalam waktu berkas perkaranya akan dikirim ke kejaksaan. (sumber: safarintt.com)


REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel