Bersaksi Dusta, Pengacara Senior Di NTT Jadi Tersangka Dan Ditahan Jaksa



Dilansir dari Kriminal.co, Pengacara Senior di NTT, Ali Antonius, S. H ditahan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), Kamis (18/02/2021) sore sekitar pukul 18 : 00 wita.

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan Pemerkosa Di TTS: Pelaku Bunuh Korban Karena Minta "Ronde Kedua"

Ali Antonius salah satu pengacara pada Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) NTT ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pemberian keterangan palsu dalam kasus dugaan korupsi jual beli aset negara di Kerangan, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat senilai Rp. 1, 3 triliun.

BACA JUGA: Cinta Segitiga Oknum Dosen Unimor Dengan Mahasiswi, Korban Sudah Hamil Tujuh Bulan, Kencan Setiap Malam Minggu Di Rumah Pelaku

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H kepada wartawan menegaskan Ali Antonius ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemberian keterangan palsu.

“Ali Antonius ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pemberian keterangan palsu dalam kasus jual beli aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat,” kata Abdul.

Baca juga: 


Dalam kasus ini, kata Abdul, Ali Antonius dikenakan pasal 21  Undang – Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi dan  Pasal 22  Undang – Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Ditambahkan Abdul, sebelum dilakukan penahanan terhadap tersangka, Ali Antonius diperiksa terlebih dahulu oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT di ruang Pidsus Kejati NTT.

BACA JUGA: 8 Fakta Mencengangkan Tentang Orient Riwu Kore, Bupati Sabu Raijua Terpilih Berkebangsaan Amerika Serikat


Usai dilakukan pemeriksaan, lanjut Abdul, dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis yang disiapkan oleh pihak Kejati NTT. Dan, dinyatakan sehat dan layak untuk dilakukan penahanan. (Kriminal.co)

BACA JUGA: Profile Lengkap Orient Riwu Kore

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan Pemerkosa Di TTS: Pelaku Bunuh Korban Karena Minta "Ronde Kedua"



REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel