8 Fakta Tentang Orient Riwu Kore, Bupati Sabu Raijua Terpilih Berkebangsaan Amerika Serikat


Fakta-fakta Tentang Orient Riwu Kore


# Mempunyai Kerajaan Bisnis Di Amerika 

Pengalaman Ama ORI (sapaan Orioent Riwu Kore) dalam  dunia usaha; disamping bekerja dan juga ditunjang oleh background pendidikan keuangan dan business, serta melihat banyaknya anak-anak Indonesia yang mengangur, pada tahun 1999, Ama Ori membuka bisniss Restaurant, khusus untuk memperkerjakan anak-anak dari Indonesia yang menganggur; seperti anak-anak dari Bali, Surabaya, Jakarta dan Medan yang saat itu berada di Amerika dan tidak mempunyai pekerjaan. 
Pada tahun 2003 membuka Mini Market,  kemudian berkembang dan pada tahun 2005 saat pindah ke San Diego, Ama ORI mulai investasi di bidang Real Estate dan membeli beberapa apartment untuk disewakan, serta mempunyai puluhan hektar tanah di beberapa Negara bagian di Amerika seperti 15 hektar di California, 40 hektar di Texas dan 25 Hektar serta Rumah di Alabama. Semua bisnisnya ditangani oleh istrinya sendiri- Trini Riwu Kore  Martinez.

# Cakada Berharta 36 Miliar dan Terkaya Kedua Di NTT

Harta Kekayaan Orient Riwu Kore
Mengutip laman elektronik LHKPN, Orient Riwu Kore tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp 36 miliar lebih.  Dirinci bahwa Harta Kekayaan Orient Riwu Kore terdiri dari TANAH DAN BANGUNAN Rp. 36.106.517.500, ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 652.500.000, HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 76.255.500, SURAT BERHARGA Rp 1.644.029.285 dan KAS DAN SETARA KAS Rp 199.046.618. Orient juga melaporkan harta kekayaannya pada 2020 lalu saat mencalonkan diri sebagai bupati Sabu Raijua. Ia memiliki tiga bidang tanah dan bangunan di Amerika Serikat yang merupakan hasil sendiri. Ketiga tanah dan bangunan tersebut berada di Alabama dan California. 



#Bergelar Doktor (PhD)

Orient Riwu Kore menyelesaikan pendidikan Sarjana Administrasi Niaga di Universitas Nusa Cendana (UNDANA) kupang dari tahun 1983  1987. Pendidikan Master of Arts (MA) in Religius Studies diselesaikan di University of California (UCLA) Los Angeles (1996), Master of Business Administration (MBA) di selesaikan di University of Southern California (USC) tahun (1999), dan Master of Theology (Th.M), di selesaikan di California Center of Theological Studies  USA (2001). Sedangkan ke-3 gelar doktornya, Doktor of Philosophy (Ph.D) di selesaikan di Dallas Theology Seminary di Texas (2004), Ph.D Accouting & Finance, diselesaikan di Argosy University of San Diego (2010), dan Doktor of Business Administration (DBA) di selesaikan di North Central University, Presscott, Arizona  USA (2016).



#Gelar Profesor Yang Menuai Polemik

Sejak Awal kepulangan Orient Riwu Kore ke Sabu, sudah buat kontroversi terutama warga dunia maya. Hal itu terkait dengan adanya beberapa foto dan postingan di akun para pendukung Orient Riwu Kore yang menampilkan bahwa Orient Riwu Kore bergelar Profesor dan bekerja sebagai dosen  Accounting dan Business di Grossmont College dan Cuyamaca College di Amerika. Namun, polemik itu sudah dijawab oleh Orient Riwu Kore, bahwa panggilan atau sebutan profesor di Amerika adalah hal yang lumrah bagi seorang dosen. Karena mahasiswa di sana biasanya memanggil dosen mereka dengan profesor sekalipun tidak bergelar profesor. Begitu klarifikasi dari Orient Riwu Kore soal gelar profesornya yang membuat polemik.



#Selain Dosen, Juga Sebagai Pendeta 

Tahun 2007 sampai 2012, Ama ORI sempat active sebagai Master Masons, dalam Secret Organisasi  Freemasons ( America Secret Society).  Sejak Tahun 2000 sampai tahun 2015 aktive sebagai Associate Pastor di Gereja Hollywood Christian Center- Hollywood.  Pada waktu yang bersamaan yaitu tahun 2000 Ama ORI membentuk Gerejanya sendiri, yang diberi nama:  ORIENT CHRISTIAN CENTER (OCC) di LOS ANGELES dan kemudian berkembang ke SAN DIEGO.  Sejak tahun 2000, Ama ORI active mengajar dan berkhotbah sebagai Pendeta di ORIENT CHRISTIAN CENTER (OCC) sampai tahun 2016. 


# Istri Keturunan Yahudi

Orient Riwu Kore menikah dengan istrinya Trini Martinez pada tahun 1996, ketika pergi mengikuti pendidikan S2 nya di Amerika.  Istrinya, Trini  lahir dan dibesarkan di Los Angeles, USA; tetapi orang tuanya Trini merupakan keturunan Jahudi dari Spanyol (Madrid), yang pindah ke Amerika setelah perang dunia ke-II.  

#Anaknya Tentara Penembak Jitu Di Amerika

Dari hasil perkawinannya dengan Trini, Orient P. Riwu Kore dikaruniai dua orang anak, satu laki-laki dan satunya perempuan.  Yang laki-laki bernama: Franklin Riwu Kore, sekarang menata karier sebagai sniper  tentara Amarika (US-ARMY) dan saat ini di Afganisthan, setelah bertugas  Sembilan Bulan di RAQQa -Suriah.  Yang perempuan bernama: Jessica Riwu Kore, sekarang semester III - Nursing Program di South Western College, San Diego  USA.



# Diduga Memiliki Tiga KTP Ganda: Warga Jakarta juga Warga NTT

Dugaan Manipulasi Administrasi kependuukan, Dikutip dari IndonesiaSatu.coKetua Aliansi AMAPEDO, Januarse Bawa Lomi, mengatakan bahwa alasan AMAPEDO mempertanyakan Status Kewarganegaraan tersebut, karena dari data identitas diri Saudara Orient Patriot Riwu Kore, sangat mencurigakan; mulai dari KTP-El pertama yang terbit tanggal 20-03-2019, yang berstatus BELUM KAWIN. Namun KTP-El keduanya (terbit tanggal 02-10-2019) sudah berstatus KAWIN. Selanjutnya, alamat kedua KTP-El tersebut sama yakni Jln. Warakas GG 22, RT. 003/RW.007, dan setelah dilakukan pengecekan alamat tersebut, ternyata alamat di KTP-El yang bersangkutan berbeda dengan alamat fakta. "Kejanggalan-kejanggalan inilah yang menjadi dugaan kuat telah terjadi pembohongan publik, sehingga mendorong Aliansi masyarakat untuk terus-menerus mencari kebenaran sejati," ujar Januarse. 




Akhirnya, pada tanggal 22 Januari 2021, usaha AMAPEDO dalam mendampingi BAWASLU Kabupaten Sabu Raijua mencari kebenaran, mendapatkan jawaban yang pasti dari pihak Kedubes AS di Jakarta yang membalas surat dari Ketua BAWASLU Kabupaten Sabu Raijua perihal Status Kewarganegaraan saudara Orient Patriot Riwu Kore, dengan menegaskan bahwa "adalah benar yang bersangkutan berkewarganegaraan Amerika." Januarse menerangkan bahwa setelah memperoleh copian  surat dari BAWASLU atas surat jawaban resmi dari Kedubes AS kepada pihak BAWASLU Sabu Raijua, maka Aliansi masyarakat menginginkan agar pihak BAWASLU segera melaksanakan kewajibannya sesuai dengan amanat Undang-Undang dalam menidaklanjuti surat Kedubes AS tersebut. Aliansi mendesak agar Pihak Penyelenggara dan pihak-pihak terkait serta aparat penegak hukum, dapat melakukan tindakan hukum sesuai perbuatan yang bersangkutan, karena dinilai telah nyata melakukan pembohongan terhadap Bangsa dan rakyat Indonesia, khususnya rakyat Sabu Raijua.



REKOMENDASI UNTUK ANDA

Berita Terbaru

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel