Yes Loudoe: Jonas Salean Juga Bagi-bagi Tanah Di Sikumana Untuk Anggota DPRD Kota Kupang

 Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskial Loudoe 



Fakta Baru dalam persidangan saksi atas kasus Bagi-bagi tanah oleh Jonas Salean. Dari kesaksian saksi lain, Jonas Salean Juga Bagi-bagi Tanah Di Tempat Lain Untuk DPRD Kota Kupang. Hal itu terungkap dikala Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskial Loudoe saat diperiksa sebagai saksi dalam kasus bagi-bagi tanah Pemkot Kupang, di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (7/1)..


 KETUA DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe pada hari ini, Kamis (7/1) hadir di ruang Persidangan Pengadilan Tipikor Kupang untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus bagi-bagi tanah milik Pemkot Kupang dengan Terdakwa Jonas Salean.

Sidang yang berlangsung mulai dari pukul 13:00 Wita hingga berakhir pada pukul 15:30 Wita tersebut dipimpin oleh Hakim Ketua Dju Djhonson Mira Mangngi, serta dua Hakim Anggota Ibnu Kholik dan Ngguli Liwar Mbani Awang.


Dalam persidangan tersebut Yeskial Loudoe mengaku menerima tanah di depan Hotel Sasando bersama dua rekan anggota DPRD Kota Kupang lainnya periode 2014-2019. Hal tersebut terkuak saat Hakim Anggota Ibnu Kholik melontarkan beberapa pertanyaan kepada Saksi terkait berapa anggota DPR yang mendapat tanah di depan Hotel Sasando dan berapa yang sudah buatkan serifikat.

Yeskial Loudoe pun menjawab, yang mendapatkan pembagian jatah tanah tersebut terdapat tiga orang anggota DPRD.

Baca juga:  Jaksa Tuntut Jonas Salean 12 Tahun Penjara

“Yang dapat itu saya, Christian Baitanu dan Teni Medah,” ujarnya.

“Dari kami tiga, yang su buat Sertifikat Kris Baitanu. Saya dan Teni Medah belum,” lanjutnya.

Ia mengaku tidak membuat sertifikat karena alasan sibuk, sehingga pihaknya tidak sempat membuatkan sertifikat hingga saat ini.

Dia juga mengaku beberapa anggota DPR lainnya pun menerima lahan, namun di lahan yang berbeda di wilayah Kelurahan Sikumana.


Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendrik Tiip menanyakan kepada Saksi terkait alasan apa sehingga terdakwa Jonas Salean memberikan kapling tanah kepada mereka.

“Alasanya apa, kok bisa tiba-tiba Terdakwa bagi tanah kepada anggota Dewan, apakah bapa-bapa Dewan sebagai kategori tidak mampu begitu?,” Tanyanya.


Yeskial Looudoe pun menjawab bahwa adanya kajian-kajian kemitraan dalam mendukung pemerintah Kota Kupang sehingga bisa mendapatkan tanah tersebut. Jawaban Saksi itu pun membuat Hakim Ketua Dju Djhonson Mira Mangngi langsung mengigatkan Saksi agar apa yang diketahui bisa dijawab seadil-adilnya agar tidak melibatkan semua anggota DPRD Kota Kupang yang mendapatkan tanah tersebut.

“Saudara Saksi kalau tidak tau jawab saja tidak tau, atau kalau tidak, jawab tidak ya. Jangan bilang seperti tadi karena ini bisa melibatkan seluruh anggota Dewan. Efeknya bisa ke sana nanti,” tegasnya. (Victorynews)

BACA JUGA: 

Pengacara Senior Di Kupang Menyuap Dua Orang Untuk Berdusta Di Pengadilan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel Sedang #Viral