Ancam Sebarkan Vidio Panas Wanita Cantik, Warga Batuplat Kota Kupang Ditangkap Polisi


Dlansir dari halamansembilan.com, Tim Subdit V/Cyber Crime Direktorat Krimsus Polda NH membekuk HIB alias Om Herman, warga RT 26/RW 10 Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Kamis (11/2/2021).
Om Herman ditangkap polisi karena diduga keras memeras dan mengancam akan menyebarkan video syur seorang wanita berinisial GSE.


‘Iya benar. Pelaku sudah ditangkap oleh Tim Subdit V/Cyber Crime Direktorat Krimsus Polda NH. Kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda NTT,” jelas Kabid Humas Polda NH Kombes Pol Trishian Krisna Budhiaswanto kepada wartawan di Kupang.


Polisi, lanjut Kabid Humas Polda NH, menjerat pelaku dengan pasal 29 junto pasal 4 ayat (1) huruf d undang-undang nomor 44 tahun 2008 tentang pomografi dan/atau pasal 48 ayat (2) junto pasa 32 ayat (2) dan/atau pasal 46 ayat (2) junto pasal 30 ayat (2) dan/atau pasal 45 ayat (1) junto pasal 27 ayat (4) undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.


‘setiap Urang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransrnisikandan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki rnuatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling larna 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah),” urai Kabid Humas Polda NH, Kombes Pol Trishian Krisna Budhiaswanto


Kronologi Ancam Sebarkan Vidio Panas Wanita Cantik, Warga Batuplat Kota Kupang Ditangkap Polisi
Tentang kronologinya, papar Kornbes Pol Trishian Krisna Budhiaswanto, berawal dan pelaku membobol akun drive google yang berisikan data password. Password mi dipakai pelaku untuk membobol akun facebook milik korban.

“Pelaku berhasil meng-copy beberapa video syur milik korban, yang disimpan secara rahasia,” papar Kombes Pol Trishian Krisna Budhiaswanto. Lalu pelaku mengontak korban via ponsel dengan mengirim dua foto pelaku sedang bugil. Pelaku mengancam akan mengirim video syur korban, jika tidak mentransfer uang ke rekeningnya.
Korban yang merasa ketakutan, mentansfer uang sebesar Rp 1 juta ke rekening pelaku. “Merasa keenakan, pelaku memeras lagi dengan rneminta mengirim sejumlah uang.


Karena kesal, korban melapor ke polisi dengan bukti laporan polisi bernomor:
LP/B/472/XII/RES.l.24/2020/SPKT tanggal 1 Desember 2020,” jelas Kabid Humas Polda

Setelah dilakukan penyelidikan selarna dua bulan, pelaku pun berhasil dibekuk.
Barang bukti yang disita dan tangan pelaku, yaitu 2 buah video, 1 buah handphone merk vivo V5 warna putih gold, 1 buah ATM bank NH Nomor 6276530108488784 atas nama FL alias Feby serta 2 buah ATM BRI milik pelaku. “Pelaku sudah mengakui terus terang. Ta diancam pidana penjara selama 6 tahun atau denda Rp 1 Miliar,” pungkasnya. (sumber: halamansembilan.com)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Berita Terbaru

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel