Ini Kronologi dan Ancaman Pidana Bagi Oknum Pol PP Yang Aniaya Warga


Aksi penganiayaan yang dilakukan oleh anggota Satpol PP Kota Kupang terhadap seorang pemuda di jln. Cempaka Lama, Kelurahan Fontein, Sabtu (30/1/2021). Korban, Roni Djara warga RT 07 RW 01, Kelurahan Nunleu berujubg kantor polisi. Lihat Vidio Penganiayaannya >> DISINI




Kronologi kejadian: Lihat Vidio Penganiayaannya >> DISINI
Bahwa awalnya Korban sedang makan di Warung milik Saksi (Morgan Dima) yang beralamat di jln. Cempaka Lama. kemudian datang Rombongan Anggota Sat Pol. PP Kota Kupang dan kemudian menegur Pemilik warung dan pelanggan yang sedang makan, teguran yang dilayangkan anggota Sat Pol. PP dengan nada tinggi bahwa "Bosong Tutup suda, karena ini sudah jam, Ayo tutup suda.




Korban yg sedang makan, kemudian di tegur oleh Sat Pol. PP bahwa "Lu tidak pake masker lagi", lalu jawab korban bahwa "beta sedang makan, mau pake Masker kermana", kemudian terjadi saling argumen antara korban dan anggota Sat. Pol. PP,. Sementara saling argumen, Salah satu Oknum Anggota Sat. Pol.PP an. Rido datang dari samping korban dan kemudian langsung memukul korban dan mengenai pelipis korban bagian kanan, kemudian Pelaku menendang korban, disaat yang bersamaan teman pelaku yang lain juga ikut memukul korban sehingga korban terjatuh di aspal jalan. Akibat dari pengeroyokan tersebut Korban mengalami luka lecet dan bengkak di pelipis bagian kanan, dan memar kemerahan di kepala bagian atas.

Kemudian Datang Ketua Satgas Covid 19 Kota Kupang Erens Ludji dan kemudian melerai kejadian Pengeroyokan tsb lalu merangkul korban, dan membawa korban keluar dari amukan/pengejaran Anggota Sat Pol. PP yg lain.


Ancaman Pidana Bagi Oknum Pol PP Yang Aniaya Warga: Lihat Vidio Penganiayaannya >> DISINI


TINDAK PIDANA SECARA BERSAMA SAMA DIMUKA UMUM MELAKUKAN KEKERASAN TERHADAP ORANG /PENGERONYOKAN SESUAI DENGAN PASAL 170 KUHP:

Barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan.


Yang bersalah diancam:
1) dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun, jika ia dengan sengaja menghancurkan barang atau jika kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka-luka;

2) dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun, jika kekerasan mengakibatkan luka berat;
dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun, jika kekerasan mengakibatkan maut.

Lihat Vidio Penganiayaannya >> DISINI

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel