Ini Korupsi Bupati Manggarai Barat Yang Seret Karni Ilyas, Goris Mere dan Bule Italia

karni ilyas tersandung kasus hukum di NTT


Kejaksaan Tinggi Negeri Nusa  Tenggara Timur (NTT) menetapkan Bupati Manggarai Barat (Mabar) Agustinus Ch Dula sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi jual beli aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Mabar, Kamis (14/1)


Selain Gusti Dula, Kejati NTT juga menetapkan 16 tersangka dalam kasus itu.

“Dalam penyidikan kasus dugaan korupsi Jual Beli aset negara di Labuan Bajo, kami menetapkan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula sebagai tersangka. Jumlah tersangka dalam kasus ini berjumlah 17 orang,” ujar Aspidsus Kejati NTT, Muhammad Ilham Samudra kepada wartawan di Labuan Bajo.


Ilham Samudra mengatakan tersangka Bupati Mabar Agustinus Ch Dula bersama 16 tersangka lainnya langsung ditahan di Kupang, ibu kota Provinsi NTT.
“Seluruh tersangka kita langsung dibawa ke Kupang hari ini juga,” kata Ilham.


Karni Ilyas dan Gories Mere Telah Diperiksa, Bula Italia Ditahan

Seorang Bule, asal Italia, bernama, Masimiliano, digelandang dari Bandara Internasional Komodo Labun Bajo, melalui Bandara Internasional El Tari Kupang, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Kamis (14/1/2021) sore sekira pukul 16:57 Wita, atas dugaan tindak pidana dugaan korupsi jual beli aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.


Selain “Bule Italia”, turut digelandang dari Labuan Bajo sembilan (9) orang tersangka lainnya, yakni, Andi Rizki, Nur Cahya, Ambrosius Sukur, Abdullah Nur, Sukri, Ente Puasa, Dai Kayus, Mahmud Nip dan Theresia Koroh.

Tak hanya itu, Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.


Para tersangka diduga terlibat dalam kasus sengketa tanah seluas 30 Hektare di Kelurahan Bajo, Kecamatan Komodo yang merugikan negara sebesar Rp 3 Triliun.

Jaksa juga sudah memeriksa Mantan staf khusus Presiden Joko Widodo, Gories Mere dan Pemimpin Redaksi TV One Karni Ilyas.

Rencananya sore hari ini, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Dr. Yulianto akan menyampaikan keterangan pers kepada media.
“Iya, ada konferensi pers,” ungkap Abdul Hakim yang dihubungi melalui pesan singkat Whatsapp.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel