Tertangkap Basah, Suami Sibuk Kerja, Istri Sibuk Selingkuh, Hingga Suami Bunuh Selingkuhan Istrinya

Suami Bunuh Selingkuhan Istrinya di palembang

Pegiatliterasi.com - Kasus Kekerasan dalam rumah tangga memang tidka pernah habisnya. Penyebabnya pun macam-macam. Mulai dari masalah ekonomi, hingga percintaan atau perselingkuhan. Bicara tentang perselingkuhan, semakin marak terjadi di era media sosial (Medsos) ini. Banyak orang yang salahgunakan media sosial untuk menghancurkan orang lain bahkan dirinya dan rumah tangganya. Perselingkuhan kadang berawal dari media sosial. Teman lama yang sudah jarang bersuah terkadang direkatkan kembali oleh media sosial. Sampai-sampai cinta pun tercipta ketika dipertemukan. Kalau sama-sama single tidak masalah, yang jadi masalah adalah kalau teman lama bertemu kembali tetapi berstatus suami atau istri orang. 

Suami Bunuh Selingkuhan Istrinya di palembangSuami Bunuh Selingkuhan Istrinya di palembang

Suami Bunuh Selingkuhan Istrinya di palembangSuami Bunuh Selingkuhan Istrinya di palembang

Suami Bunuh Selingkuhan Istrinya



Itulah yang terjadi di Pelembang, suami bunuh selingkuhan istri karena cemburu. Suami sibuk kerja, istri malah sibuk selingkuh, hingga akhirnya kedapatan, dan terjadilah peristiwa berdarah itu. Istrinya sedang asik karoke dengan selingkuhan, dan suami tangkap basah mereka yang sedari enam bulan sebelumnya sudah diincar oleh suaminya. 


Sang suami curiga dengan kelakuan istrinya, dan dia mengintai selama enam bulan, maka pada bulan desember 2020, suaminya kedapatan mereka sedang karoke sambil main kuda-kudaan. akhirnya, karena terbakar emosi, suami bunuh selingkuhan istrinya di ruang karoke. 



Di kantor pplisi, Istrinya mecium kaki suami meminta maaf. Tetapi semua sudah terlambat. Suami dipenjara, selingkuhan terbunuh. Maka sengasalah hidupnya. Memang benar adanya, Perselingkuhan itu memang enak di awal, namun tragis di akhir. Sengsara tiada nikmat. 


Begini Ceritanya Suami Bunuh Selingkuhan Istrinya Di Palembang


DIkutip dari POJOKSATU.id, Rivat Eka Putra (42) curhat usai membunuh selingkuhan istrinya, Aprio Hananda (34), warga Jalan Tangkupan Perahu, Muara Dua, Prabumulih Timur, Sumatera Selatan (Sumsel).

Rivat menghabisi Aprio saat asyik karokean dengan Yebi Abmi Efimi (37) di room karaoke di Kota Prabumulih, Sumsel. Yebi adalah istri Rivat.

Rivat telah mencium dugaan perselingkuhan istrinya dengan Nanda, sapaan akrab Aprio Hananda sejak 5 bulan terakhir.

BACA JUGA: Dosen Paksa Tiduri Mahasiswi Setiap Malam Minggu Hingga Hamil

Rivat sudah berulangkali mengingatkan istrinya untuk tidak selingkuh, tetapi tak digubris. Sang istri malah membantah selingkuh.

Akhirnya Rivat memasang GPS (Global Positioning System) di sepeda motor untuk memantau gerak-gerik istrinya.

Singkat cerita, Yebi pamit pergi beli sayur dan susu pada Rabu siang (25/11). Rivat memantau perjalanan istrinya melalui GPS.

Benar saja. Bukannya pergi beli susu, Yebi malah pergi karokean dengan selingkuhannya di Diva Karaoke.

Akhirnya, Rivat yang sedang bekerja pun langsung pulang. Ia mengejar istrinya ke Diva Karaoke.

“Awalnya, aku curiga kalau cuma beli sayur dan susu. Setengah jam ditunggu, dak berubah jadi aku semakin curiga. Lalu, langsung balek begawe dari Niru, minggat. Sekitar 30 menit, dari lokasi kejadian,” aku Rivat, seperti dilansir Sumeks, Kamis (26/11).

Ia sempat pulang ke rumah, namun tidak menemukan istrinya di rumah. Ia kemudian menyusul ke Diva Karaoke dengan membawa pisau dapur.

“Pas sampe di Diva Karaoke, aku liat sepeda motor milik istri Honda Vario. Abis itu, aku ngomong samo sekuriti nak masuk,” jelasnya.


BACA JUGA: Ayah Perkosa Anak Kandungnya Selama 10 Tahun, Ibunya Juga Tau

Lalu, ia pun menyisir ruangan demi ruangan di Diva Karaoke dengan mengintip dari kotak kaca pintu.

Akhirnya, Rivat melihat istrinya berduaan dengan selingkuhannya sedang asyik karokean di room 3.

“Di situ lah aku kesal pak, aku dak bisa nahan emosi lagi,” kesalnya.

”Ini rupanya, gawe kamu. Aku tusuk dia (Nanda) sampai mati di ruangan,” sambung Rivat.

BACA JUGA: Kisah Gadis Di Kupang, Diperkosa Ayahnya Sampai Tidak Bisa Hamil

Kepada petugas, Rivat mengaku sudah dua kali kali mengetahui istrinya selingkuh. Namun dia masih memaafkannya.

Selain itu, Rivat juga mengaku sudah tiga kali menemui korban. Ia meminta korban agar tidak mengganggu rumah tangganya. Namun tidak dindahkan.

“Aku sakit hati nian Pak, lah kuperingatkan masih bae. Jangan ganggu bini aku. Bini aku lah sama bae, sempat aku minta cerai, tetapi idak dikabulkannya,” pungkasnya.

Sementara istri Rivat, Yebi, mengaku menyesali perbuatannya. Ia tak pernah menyangka perselingkuhannya menyebabkan nyawa Nanda melayang.


BACA JUGA: Ayah Perkosa Anak Kandungnya Selama 10 Tahun, Ibunya Juga Tau

Tak hanya itu, rumah tangga Yebi dan Rivat juga hancur berantakan. Rivat harus dijebloskan ke penjara. Ia terancam hukuman 20 tahun penjara.

Yebi meminta maaf kepada Rivat. Bahkan dia sampai bersujud sambil mencium kaki suaminya itu.

“Aku nyesel, aku minta maaf,” ujar Yebi sambil sujud dan menangis di kaki suaminya.

BACA JUGA: Kisah Gadis Di Kupang, Diperkosa Ayahnya Sampai Tidak Bisa Hamil

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel Sedang #Viral