Waspada! Ini Identitas Pelaku Copet Di Toko Dunia Mode, Seorang Ibu Rumah Tangga Yang Sudah Biasa Copet

copet di toko dunia mode kupang
Haznah (41), warga RT 08/RW 03, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak

Pegiatliterasi.com - Setelah beberapa waktu lalu seorang ibu beraksi mencopet dompet pengunjung toko Verina Kupang dan tertangkap kamera CCTV, , Senin (28/12/2020) siang terjadi lagi di Toko Dunia Mode Kupang. Pelaku adalah seorang ibu rumah tangga yang sudah biasa melakukan kejahatan seperti itu. Dia adalah Haznah (41), warga RT 08/RW 03, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang. Pelaku dilaporkan ke Polsek Oebobo, pada Senin (28/12/2020). Ia ketahuan membuka paksa tas orang lain dan mencuri dompet korban saat berbelanja di toko Dunia Mode Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Oebobo.


Korbannya adalah Sepriana Tuan (24), warga Desa Manufui, Kecamatan Santian, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Kronologi Kejadian Copet di Toko Dunia Mode Kupang

Dikutip dari diantimur.com, Korban mengaku, saat itu ia dan suaminya M. Misa dan anak mereka yang baru berusia satu tahun datang ke Kota Kupang untuk berbelanja hari raya.


Ketika sedang berbelanja, Korban menggantung tasnya di bagian punggung belakang sambil menggendong anaknya mencari pakaian dan sepatu. Awalnya Sepriana tidak curiga dengan Pelaku yang terus membuntutinya.


“Saat saya cari pakaian, dia ada dibelakang. Begitu pula saat saya cari sepatu, dia sengaja sibuk mencari barang tapi selalu mendekat kearah saya,” ujarnya kepada wartawan, Senin (28/12/2020).


Ketika antri untuk membayar di kasir, korban Sepriana merasa tasnya seperti tertarik. Ia memeriksa tasnya dan ternyata sudah terbuka. Dompet yang ada dalam taspun sudah raib.
Ia kaget karena pelaku sudah antri di depannya sambil memegang dompet milik korban. Pelaku sempat mengelak saat korban meminta dompetnya.


“Saya sakit hati, pelaku bilang saya gila saat saya minta dompet saya yang sudah dipegang pelaku. Ia masih membantah dan mengaku dompet saya adalah dompet miliknya,” katanya.
Sepriana meminta pelaku membuka dompet tersebut untuk memastikan pemiliknya. Ternyata dalam dompet tersebut ada foto, KTP dan kartu BPJS milik korban.


Untuk lebih memastikan, Sepriana meminta pemilik toko membuka CCTV. Dalam rekaman CCTV secara jelas terlihat aktivitas pelaku mencopet dompet korban dari dalam tas.Baru lah pelaku mengakui perbuatannya dan meminta maaf. Guna memberikan efek jera, Sepriana pun mengadukan kasus ini ke pihak kepolisian di Polsek Oebobo.


Kapolsek Oebobo, AKP Magdalena G Mere, SH di Mapolsek Alak, mengatakan, pelaku sebelumnya sudah pernah mencopet dan diproses di Polsek Alak hingga menjalani hukuman.

Menurut Magdalena, polisi mengamankan pelaku dan barang bukti dompet milik korban berisi uang Rp 1,8 juta. Penyidik juga sudah memeriksa pelaku dan korban serta suami korban. Namun korban tidak ingin melanjutkan proses hukum karena hendak pulang ke kampung halamannya.


“Korban hanya meminta pelaku membuat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya sehingga tidak ada lagi korban yang lain,” tandasnya.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel