Protes, Pihak FPI Bongkar 10 Penguasa Tanah HGU Terbesar di Indonesia, FPI: Kami Tidak Ada Apa-apanya Dibanding Mereka


Pegiatliterasi.com - Baru baru ini, Rizieq Sihab dan sekutunya di FPI ditimpa isu miring soal Bangunan Pesantren yang mereka kelola di Megamendung Bogor Jawa Barat Berdiri di atas Tanah Negara Dan mereka hanya punya HGU atas tanah itu. Karena itu pihak berwenang menyuruh FPI segera kosongkan tanah itu.

FPI PROTES
Setelah FPI disuruh hengkang dari Megamendung, mereka membongkar orang orang kaya di Indonesia yang menguasai tanah negara atas nama "HGU" juga. 
Dengan kata lain, FPI hanya menguasai tanah sedikit saja mengapa disuruh keluar. Berikut postingan pihak FPI tentang orang atau pengusaha yang menguasa tanah negara dengan hak guna usaha.

Daftar penggarap tanah garapan Hak Guna Usaha (HGU) terbesar di INDONESIA :

1. Sinar Mas Group (Eka Tjipta Wijaya)  - 788 ribu hektar -- Rp 120,4 Triliun.

2. Salim Group (Anthoni Salim) -- 413  ribu hektar -- Rp 74,2 Triliun. 

3. Jardine Matheson Group (Henry Keswick) -- 363 ribu hektar -- Rp. 84,6 Triliun.

4. Wilmar Group (Robert Kuok, Khoo Hok Kuok, dan Martua Sitorus) -- 342 ribu hektar -- Rp. 240,8 Triliun.

5. Surya Dumai Group (Martias & Cilandra Fangiono) -- 304 ribu -- Rp. 16,1 Triliun.

6. Darmex Agro Group (Surya Darmadi) -- 257 ribu hektar -- Rp 18,2 Triliun.

7. Royal Golden Eagle Group (Sukanto Tanoto) -- 225 ribu hektar -- Rp. 37,8 Triliun.

8. Harita Group (Lim Haryanto Wijaya Sarwono) -- 206 ribu hektar -- Rp. 21 Triliun.

9. Triputra Group (Benny Subianto) -- 200 ribu hektar -- Rp. 9 Triliun.

10. Sampoerna Agro Group (Putra Sampoerna) -- 192 ribu hektar -- Rp. 60,2 Triliun.

.

Dan nomor kesekian adalah MARKAZ SYARIAH GRUP yg cuma 30,91 Ha.
Hanya setara dengan berapa Rp...??? 
Itupun.

Begitulah FPI Balas semua isu miring tentang tanah yang mereka kelola di Megamendung Bogor.

REKOMENDASI UNTUK ANDA

1 Komentar untuk "Protes, Pihak FPI Bongkar 10 Penguasa Tanah HGU Terbesar di Indonesia, FPI: Kami Tidak Ada Apa-apanya Dibanding Mereka"

  1. Tapi mereka2 / para pengusaha juga bayar pajak mahal untuk Negara,
    Selain mereka bayar pajak mereka sewa...kan ????

    ReplyDelete
Terima kasih telah berkunjung
Berkomentarlah dengan sopan, singkat, padat dan jelas. Pastikan komentar anda berupa pertanyaan, saran, koreksi, atau hal serupa yang bermanfaat bagi anda dan bagi pembaca lainnya. Salam Jabat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel