Difitnah, Jend. Johni Asadoma Akan Laporkan Akun "Pembela Pemkot Kupang" Ke Polda NTT

Johni Asadoma, mantan Waka Polda NTT

Sebagaimana diberitakan Digtara.com, Sebuah akun Facebook Ceponk dan Walda Takeek memposting di grup Facebook yang menyudutkan dan mencemarkan nama Kadiv Hubinter Polri/mantan Waka Polda NTT, Johni Asadoma. 

Kedua akun itu diduga anonim dan selalu memposting untuk menyerang siapa pun yang kritik Kebijakan Pemerintah Kota Kupang. Mereka mencaci maki orang-orang yang berseberangan dengan Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore. Tidak hanya masyarakat umum, DPRD Kota Kupang yang berseberangan soal APBD Kota Kupang 2021 juga dicaci maki oleh kedua akun itu. Namun, saat ini psotingan-postingan itu sudah dihapus. Itulah yang menyebabkan, banyak yang berkomentar akun-akun itu seperti penjilat pemkot Kupang.

Akun Facebook tersebut menulis di group forum Kota Kupang. Status ini dimuat pada Minggu (27/12/2020) petang dan dikomentari puluhan akun lainnya.

Dalam tulisannya ke group Forum kota Kupang, ceponk menulis soal kejadian pengrusakan fasilitas taman Tirosa Kota Kupang.

BACA JUGA: Kronologi Guru Olahraga Cabuli Siswinya Selama 3 Tahun

Ia menuduh kalau pengrusakan ini dipimpin Barka yang diakuinya sebagai suruhan JA (Johni Asadoma).

Ia menyebut kalau JA adalah salah satu kandidat calon wali kota Kupang 2022.

Ceponk menulis kalau Barka bukan saja merusak fasilitas umum tetapi juga menyusun siasat dengan rencana menggagalkan pembangunan air bersih/SPAM Kali Dendeng yang saat ini dikerjakan kementrian untuk memenuhi kebutuhan air di Kota Kupang.

BACA JUGA: Dosen Paksa Tiduri Mahasiswi Setiap Malam Minggu Hingga Hamil

"Kejadian tadi malam di Taman Tirosa, Kejadian ini dipimpin oleh seorang nama Barka, memimpin segerombolan anak dari kampungnya merusak sejumlah fasilitas Pemkot di Bundaran Tirosa. Si Barka ini merupakan suruhan dari salah satu kandidat calon wali Kota Kupang 2022 berinisial JA. Bukan hanya fasilitas umum yang mereka rusaki, mereka juga menyusun siasat dengan rencana menggagalkan pembangunan air bersih/SPAM Kali Dendeng yang saat ini dikerjakan Kementrian untuk memenuhi kebutuhan air di Kota Kupang. Stop sudah cara-cara kotor seperti ini kawan kalau mau jadi calon Wali Kota, mohon jangan merusak fasilitas yang sudah dibangun dengan uang rakyat. Kalau mau jadi pemimpin di Kota ini mari bersaing secara sehat, jangan karena politik lalu harga diri juga kalian rendahkan, kasian JA kalau begini gaya politiknya”. Tulis Ceponk.

 

BACA JUGA: Ini Video Seorang Ibu Copet Dompet Di Toko Verina Kupang

Kemudian, postimgan itu dikomentari banyk akun, salah satunya, akun bernama  Walda Takeek.

“Barka Manipalai dari Manutapen suruhan dari Joni Asadoma, sesama orang Alor yang ingin menghancurkan Kota Kupang, Ooooo ternyata begini akal busuk kalian, Pantas saja si Barka ini datang larang untuk jangan bangun IPA Kali Dendeng”. ujar Walda dalam komentarnya.

 

BACA JGUA: Baru Kenal Sebulan, Sepri Cabuli JN Semalaman Di Kos


Tidak cukup disitu, WALDA malenjutkan potingannya:

“SUDAH KUDUGA SEJAK AWAL TRIMKSH INFONYA Barka Manipalai ini dari Manutapen suruhan dari Joni Asadoma, yang ada gembar-gembor mau calon waliKota, mereka sesama orang Alor yang ingin menghancurkan Kota Kupang. Ternyata begini akal busuk kalian, pantas saja si Barka ini datang larang untuk Jangan bangun IPA Kali Dendeng waktu sosialisasi. Lanjut walda.


BACA JUGA: Ini Pengakuan AB yang Dihamili Dosennya: Dari VC Tanpa Busana, Hingga Tidur Tiap Malam Minggu Di Rumah Pelaku 


Johni Asadoma Segera lapor polisi

Dikutip dari Digtara.com, Irjen Pol Johni Asadoma yang dikonfirmasi, Minggu (27/12/2020) malam mengakui sudah mengetahui hal ini. “Saya baru tiba di Jakarta dan dapat informasi ini,” tandasnya.

BACA JUGA: Kisah Gadis Di NTT, Diperkosa Ayahnya Sampai Tidak Bisa Hamil

Ia mengaku segera membuat laporan polisi di Polda NTT. 

“Iya saya mau buat LP karena ini betul-betul pembunuhan karakter,” ujar mantan Waka Polda NTT ini.

Jenderal polisi bintang dua ini mengaku tidak tahu apa-apa terkait hal ini.

“Saya tidak terima. Saya tidak tahu apa-apa tapi dirusak nama saya seperti ini,” tegasnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel