Dua Kakak Beradik Curi Motor Polisi

Kakak Beradik Asal Fatuleu Kupang Ditangkap Anggota Polsek Kelapa Lima 

Dua kakak beradik asal Desa Oebola, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditangkap anggota polisi dari Polsek Kelapa Lima, Polres Kupang Kota.

Mereka ditangkap lantaran diduga mencuri sepeda motor milik Aspar, seorang anggota Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang.

Informasi yang dihimpun wartawan menyebut kedua kakak beradik itu datang dari Kecamatan Fatuleu pada Sabtu (28/11) malam. Sang kakak, Andri Taekmanu alias Unu (16) alis Unu adalah seorang drop out SMP. Sementara adiknya, Alfin Taekmanu alias Alfin (15) juga drop out SD. 


Saat mereka melintas di depan rumah korban yang berada di Jalan Kesambi, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang pada Minggu (29/11) sekira pukul 03.00 Wita dini hari, mereka lalu mengambil sepeda motor Scoopy warna putih hitam dengan nomor polisi DH 6973 HZ milik korban yang terparkir di depan rumah korban. Saat itu, kondisi pintu pagar tidak dikunci. 


Keduanya kemudian menggunakan sepeda motor itu untuk kabur ke Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Selama sepekan, mereka bersembunyi di rumah kebun milik warga.

Mereka juga mengambil jagung milik warga di kebun untuk makanan sehari hari mereka hingga suatu ketika diketahui warga. Warga juga mulai curiga melihat kedua pelaku dan sepeda motor diparkir di rumah kebun milik warga.

Kecurigaan warga makin kuat ketika melihat sepeda motor yang dipakai mereka mirip sepeda motor yang diposting korban di media sosial terkait kehilangan sepeda motor milik korban. Warga kemudian memposting temuan sepeda motor korban ini di media sosial hingga dipantau korban dan pihak Polsek Kelapa Lima.



"Korban memang sudah melaporkan kehilangan sepeda motor ini ke Polsek kelapa Lima sehingga saat ada warga yang memposting kalau sepeda motor ditemukan di kebun milik warga maka kita jemput pelaku dan barang bukti sepeda motor milik korban," ujar Kanit Reskrim Polsek Kelapa Lima, Ipda Dominggus Duran, Selasa (8/12).

Kepada polisi saat pemeriksaan, keduanya mengakui mencuri sepeda motor tersebut untuk dipakai dan rencananya akan dijual. Keduanya pun mengaku sudah sering mencuri dan hasil curian dipakai pelaku untuk belanja makanan dan kebutuhan hidup lainnya.


Polisi kemudian menahan kedua pelaku sejak Selasa (8/12) di sel Polsek Kelapa Lima. Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 3 dan ke 4e sub pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.


Namun demikian, polisi masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak karena kedua pelaku masih kategori dibawah umur yang memungkinkan dilakukan diversi.


Sumber:Ryan Nong, POS-KUPANG.COM

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel