Ada Apa? Honorer Dishub Kota Kupang Diringkus Polisi

Honorer Dishub Kota Kupang ditangkap Polisi
Ilustrasi Tahanan narkoba
𝑷𝒐𝒍𝒅𝒂 𝑡𝑻𝑻 π‘Όπ’π’ˆπ’Œπ’‚π’‘ π‘±π’‚π’“π’Šπ’π’ˆπ’‚π’ π‘΅π’‚π’“π’Œπ’π’ƒπ’‚ 𝑨𝒏𝒕𝒂𝒓 π‘·π’“π’π’—π’Šπ’π’”π’Š, 𝑯𝒐𝒏𝒐𝒓𝒆𝒓 π‘«π’Šπ’”π’‰π’–π’ƒ 𝑲𝒐𝒕𝒂 π‘²π’–π’‘π’‚π’π’ˆ π‘«π’Šπ’ƒπ’†π’Œπ’–π’Œ

Penyidik Direktorat Resnarkoba Polda NTT mengungkap jaringan peredaran dan pengguna narkoba jenis shabu di tiga kota yakni Atambua-Kabupaten Belu, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Surabaya. 6 orang diamankan beserta barang bukti puluhan bungkus narkoba jenis shabu serta alat hisap.


Direktur Resnarkoba Polda NTT, Kombes Pol AF Indra mengatakan, 6 orang itu terdiri dari pengguna dan pengedar. mereka diamankan di Atambua Kabupaten Belu 2 orang, Kota Kupang 3 orang dan Surabaya 1 orang.

Indra Napitupulu mengatakan bahwa awalnya polisi menangkap salah satu pelaku bernama Kimer di Kota Atambua pertengahan Oktober 2020 lalu. Dari itu maka dikembangkan dan menemui jaringan ke pelaku lainnya.


Adapun keenam orang itu memiliki dari berbagai profesi seperti kontraktor, pelaku bisnis online, pengusaha jual beli mobil bekas, pelaku rental mobil dan honorer Dinas Perhubungan Kota Kupang.


Mereka yang tangkap adalah (1) Agustinus Viktor Manek alias Kimer, kontraktor yang tinggal di Jalan DC Saudale Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu. (2) Yustus Kiki Jap alias Anen pelaku bisnis online warga Kelurahan Fatubenao, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu. (3) Ruben Ratu, honorer pada Dinas Perhubungan Kota Kupang warga Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang. 


(4) Meivie Samuel Charles Radja alias Ebit, penjual beli mobil, warga Jalan Asam Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang. (5) Garry Wilhelmy Baria, pengusaha rental mobil warga Jalan Frans Seda, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa lima, Kota Kupang. (6)  Muhammad Madjid, warga Kota Surabaya Jawa Timur.  Kini, para pengguna dan pengedar narkoba ini sudah ditahan di Mapolda NTT sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. (yd20)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel