Prof. Otto Hasibuan Siap Dampingi Denny Siregar untuk Gugat Telkomsel Dalam Kasus Pembocoran Data Pribadi Denny Siregar oleh Karyawan Outsourcing Telkomsel

kasus denny siregar
Denny Siregar, Cs bersama Prof. Dr. Otto Hasibuan
Kasus pembocoran data pribadi Denny Siregar oleh Karyawan Outsourcing Telkomsel bernama Bernama Febriansyah Puji Handoko. Denny Siregar sudah mantapkan niatnya untuk menggugat perusahaan plat merah itu. Menurut Denny, aneh rasanya kalau seorang Karyawan Outsourcing bisa mengakses data "rahasia" pengguna telkomsel sekitar 160 juta orang. Denny curiga, jangan sampai ada tangan besar yang mempermainkan data rahasia pelanggan telkomsel.





Oleh sebab itu, Denny Siregar pun mencari bantuan beberapa teman pegiat sosial dan ahli hukum untuk membantunya melawan keteledoran telkomsel. Terbaca dari postingannya di Facebook, Otto Hasibuan siap dampingi Denny untuk melawan telkomsel. Berikut ini postingan Denny Siregar tentang adanya kesediaan Prof. Otto Hasibuan menjadi Kuasa Hukum Denny Siregar guna menggugat Telkomsel.

KITA BIKIN RAME !!
"Boleh saya bantu, bang Denny ?"
Tanya seseorang yang saya kenal baik. Dia mengamati perkembangan kasus pembocoran data Telkomsel yang hanya berhenti pada tertangkapnya seorang CS, outsourcing pula. 

Saya terbuka pada hal apapun. Karena di kasus Telkomsel ini, sebenarnya ada lubang besar tentang bagaimana perusahaan besar itu menjaga data kita yang seharusnya rahasia. Ini bukan hanya kasus saya pribadi, tapi sudah jadi masalah nasional, karena di Telkomsel itu ada 160 juta orang pelanggan.

Pertanyaan yang harus dijawab Telkomsel, apakah mungkin seorang outsourcing bisa membuka data pelanggan tanpa otoritas yang lebih tinggi ?



Dan dari sana, perjalanan menemukan saya dengan seorang pakar hukum perdata, seorang pengacara senior, Profesor DR Otto Hasibuan SH. Beliau bisa dibilang legend di kalangan pengacara. Juga Ketua Pembina Peradi, Perhimpunan Advokat Indonesia.

Berbincang dengan Prof Otto, membuka jalan pikiran saya. Saya banyak belajar tentang hukum dan seluk beluknya. Bahasa hukum yang sulit bisa diterjemahkan dengan sederhana olehnya.
Dan di akhir perbincangan, Prof Otto Hasibuan menjabat tangan saya. 
"Saya bersedia mewakili anda sebagai kuasa hukum untuk menggugat Telkomsel. Kasus anda bisa menjadi pintu masuk untuk sesuatu yang lebih besar lagi.." katanya tersenyum.

Saya dan pengacara sekaligus sahabat saya, Muannas Al Aidid, tersenyum senang. Panglima besar sudah turun lapangan. Pertempuran kali ini bukan hanya terjadi antara Daud dan Goliath, karena Otto Hasibuan bisa dibilang Goliath juga di kalangan pengacara 

Apapun hasilnya, ini bagus untuk pelajaran bahwa kita - selemah apapun - punya hak untuk menuntut keterbukaan informasi. Jangan sebuah masalah besar terus dikecil-kecilkan dengan perkara kriminal biasa. 

BACA JUGA: Akun @xdigeeembok, Bongkar Kedok Haikal Hassan Sebagai "Penyandang Dana" Operasional Akun @Opposite6891

Siapa tahu akhirnya bisa terungkap bahwa ada sindikat penjual data disana yang melibatkan otoritas tertinggi ? Belum bisa dibuktikan memang, dan kita akan cari tahu seterang-terangnya, sejelas-jelasnya 

Saya jadi teringat perkataan pakde Jokowi waktu awal memimpin dan ingin membongkar mafia-mafia di negeri ini. 
"Kita bikin rame !" Kata beliau.
Seruput kopinya dulu, kawan. Perjalanan masih panjang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel