Ruben Onsu Kalah di Mahkamah Agung dan Terancam Dipenjara

Geprek bensu


Pegiatliterasi.com - Ruben Samuel Onsu dan keluarga tengah dilanda kejadian yang kurang menyenangkan. Ceritanya, sejak tanggal 25 September 2018, Ruben Onsu mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Karena, nama "Bensu" yang digunakan untuk untuk bisnis ayam gepreknya dianggap memiliki kesamaan dengan merek dagang lain. Namun, perkara itu ditolak majelis hakim pada 7 Februari 2019. 

Tidak puas dengan itu, pada Agustus 2019, Ruben mengajukan gugatan lagi terkait perkara yang sama dengan nomor 57/Pdt.Sus-HKI/Merek/2019/PN Niaga Jakarta Pusat.
Adalah PT Ayam Geprek Bensu Sujono dengan merek "I Am Geprek Bensu" sebagaoi tergugat dalam laporan Ruben Onsu. Pada 13 Januari 2020, majelis hakim menjalankan sidang permusyawaratan dan membacakan hasil putusan gugatan Ruben Onsu. Namun Pihak Ruben kalah.

Ruben pun naik banding sampai ek mahkamah Agung. Namun lagi-lagi Ruben kalah di Magkamah Agung. Pihak tergugat, PT Ayam Geprek Benny Sujono dinyatakan sebagai pemilik pertama dan sah dari merek "I Am Geprek Bensu" yang diperkarakan Ruben.
Setelah dinyatakan menang, pihak I Am Geprek Bensu yang diwakili kuasa hukum Eddie Kusuma tampak sangat senang dan seperti menunjukkan kehebatan mereka. 

Eddie mengatakan, kliennya yakni I Am Geprek Bensu bisa saja menjebloskan Ruben ke penjara. Sebab, selama 3 tahun, pihaknya sudah membiarkan Ruben Onsu menggunakan merek 'Bensu' untuk merek dagang Ruben. Namun, malah Ruben gugat balik.

Kendatai demikian, Eddie Kusuma melanjutkan, untuk saat ini kliennya belum mau memenjarakan Ruben. Pihak I Am Geprek Bensu masih memberikan kesempatan kepada Ruben. Sebab, Eddie tahu bahwa kekalahan tersebut tentu menjadi masalah yang berat bagi Ruben terutama bisnisnya.

Oleh sebab itu, pihak "I Am Geprek Bensu" masih menaruh rasa kasihan kepada Ruben dan menunggu apa yang akan Ruben lakukan selanjutnya. 

"Sementara bukan enggak mau (tuntut), belum aja. Saya mau lihat reaksinya gimana, langkah dia selanjutnya gimana, saya kasih dia kesempatan mikir baik-baik," Kata Eddie.
"Karena saya tahu dia pasti banyak problem, pertama franchisor-nya gimana, dia terima uang orang, 'nama' enggak boleh dipakai, itu problem, saya kasihan," Lanjut Eddie.

Sumber: GridHot

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel